Jawa Pos Radar Madiun - Kabar mengenai masa depan kursi kepelatihan Persib Bandung tengah menjadi buah bibir hangat di kalangan Bobotoh.
Bojan Hodak, pelatih yang berhasil membawa Pangeran Biru terbang tinggi, mengisyaratkan bahwa dirinya masih mempertimbangkan tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen.
Meskipun kontraknya akan habis pada 31 Mei 2026, pria asal Kroasia ini belum memberikan jawaban final atas tawaran yang diajukan.
Negosiasi di Tengah Rekor Emas
Manajemen Persib, melalui Pak Glenn Sugita, secara agresif telah menyodorkan proposal baru mengingat performa impresif Hodak. Namun, Hodak memberikan jawaban yang cukup diplomatis sekaligus misterius.
"Masih dibicarakan. Mereka oke. Pak Glenn sudah mengajukan penawaran yang bagus buat saya," ujar Bojan Hodak usai sesi latihan, Rabu (8/4/).
Baca Juga: Liverpool Dilumat PSG, Arne Slot Buka Suara usai Kejutan Taktiknya Gagal Total di Paris
Ia menambahkan bahwa ada faktor personal di luar lapangan yang menjadi pertimbangannya.
"Ada beberapa hal lain yang juga ada dalam hidup saya. Jadi, saya masih berbicara dengan dia dan saya harap semuanya baik-baik saja."
Ambisi Hattrick dan Rekor Sejarah
Sejak menggantikan Luis Milla, tangan dingin Hodak telah mengubah Persib menjadi kekuatan yang menakutkan di Liga Indonesia.
Ia sukses membawa Persib juara di musim pertamanya dan mempertahankan gelar tersebut pada musim berikutnya.
Hingga pekan ke-26 musim 2025/2026, Persib masih kokoh di puncak klasemen BRI Super League, unggul 4 poin atas Borneo FC.
Jika musim ini kembali juara, Hodak akan menjadi pelatih pertama dalam sejarah Liga Indonesia yang mencatatkan gelar juara 3 kali beruntun bersama klub yang sama.
Baca Juga: Fans Ragu ke AS untuk Piala Dunia FIFA 2026, Ini Penyebabnya
Pernyataan Hodak mengenai "hal lain dalam hidup saya" memicu spekulasi di kalangan fans.
Apakah ini terkait masalah keluarga, keinginan untuk tantangan baru di luar negeri, atau sekadar strategi negosiasi kontrak?
Yang jelas, Bobotoh sangat berharap sang pelatih tetap bertahan demi menjaga kestabilan tim yang sedang berada dalam performa puncak.
Masa depan Bojan Hodak di Persib Bandung kini berada di persimpangan jalan.
Meskipun manajemen telah memberikan penawaran finansial yang menarik, keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih berusia 54 tahun tersebut.
Bagi Bobotoh, kepastian kontrak Hodak bukan sekadar soal bisnis, melainkan tentang menjaga martabat juara yang telah ia bangun selama tiga musim terakhir. (naz)
Editor : Mizan Ahsani