Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

PSIM Jogja vs PSM Makassar: Laskar Mataram Usung Misi "Tiga Poin Harga Mati" di Bantul

Latiful Habibi • Jumat, 10 April 2026 | 13:24 WIB
TIGA POIN: Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menargetkan 3 poin saat timnya menjamu PSM Makassar. (IG @psimjogja_official)
TIGA POIN: Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel menargetkan 3 poin saat timnya menjamu PSM Makassar. (IG @psimjogja_official)

Jawa Pos Radar Madiun – PSIM Jogja menyatakan kesiapan penuh guna melakoni laga kandang krusial kontra PSM Makassar pada Jumat (10/4/2026) sore di Stadion Sultan Agung, Bantul.

Mengusung motivasi tinggi, Laskar Mataram bertekad mengamankan poin penuh demi memuaskan dahaga kemenangan para pendukung setianya.

Kondisi Skuad: Dua Pemain Pilar Absen

Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, mengonfirmasi kondisi terkini skuad asuhannya dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Kamis (9/4).

Kabar kurang sedap datang dengan absennya beberapa nama penting akibat cedera dan sanksi.

​Anton Fase: Dipastikan absen karena masih dalam tahap pemulihan cedera dan belum bergabung dalam latihan.

Baca Juga: Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar: Juku Eja Berharap Dewi Fortuna Di Jogja

​Fahreza Sudin: Harus menepi akibat akumulasi kartu kuning (suspensi).

​Ramatsho: Kabar baiknya, sang pemain sudah kembali bergabung dan siap diturunkan.

​“Kita kehilangan Fahreza Sudin karena suspensi kartu kuning, dan Ramatsho sudah kembali. Jadi, kita akan kehilangan Anton dan Fahreza besok,” ujar pelatih asal Belanda tersebut.

Fokus pada Efektivitas Lini Serang

Menanggapi sorotan publik terkait produktivitas gol di putaran kedua, Van Gastel mengaku telah melakukan evaluasi mendalam.

Ia menyoroti banyaknya energi yang terbuang untuk menciptakan peluang, namun seringkali gagal dalam penyelesaian akhir.

Baca Juga: Prediksi Skor Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Incar Kemenangan Di Kandang Lawan

​“Kami sudah berlatih sepanjang musim dalam hal eksekusi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir. Tampaknya kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol, karena kami butuh banyak peluang untuk mencetak satu gol,” jelas Van Gastel.

Meski demikian, eks penggawa Feyenoord ini menegaskan tidak ada perubahan signifikan dalam persiapan teknis.

Ia memperlakukan semua lawan dengan level rasa hormat yang sama.

"Tidak ada bedanya apakah kami menghadapi Jakarta, Bandung, atau tim lainnya. Kami selalu mencoba memenangkan setiap pertandingan," tambahnya.

Motivasi Pemain: Tiga Poin Harga Mati

​Senada dengan pelatih, gelandang muda berbakat Savio Sheva menegaskan bahwa seluruh pemain sedang dalam kondisi on fire.

Baca Juga: Jadwal & Analisis Pekan 27 BRI Super League 2025-26: Persaingan Memanas! Persib Bisa Tergelincir, Persija Dihadang Persebaya

Kegagalan meraih poin maksimal di laga sebelumnya menjadi pelecut semangat bagi skuad Laskar Mataram.

​“Untuk persiapannya, semua pemain sudah siap. Karena kita tahu di pertandingan terakhir kemarin kita kehilangan poin, jadi bagaimanapun besok tiga poin adalah harga mati,” tegas Sheva.

​Sheva, yang belakangan sering dipercaya masuk dalam starting eleven, mengaku tidak merasa terbebani.

Sebagai putra daerah kelahiran Yogyakarta, ia justru menambah porsi latihan mandiri untuk menjaga performa.

Baca Juga: Preview Persita Tangerang vs Arema FC: Misi Cetak Rekor dan Musim Paling Bersejarah Bagi Publik Tangerang

​“Mau main dari babak pertama atau babak kedua, saya harus tampil maksimal. Tentu ada tambahan di luar latihan PSIM, saya juga tambah latihan di gym,” pungkasnya.

Pertandingan antara PSIM Jogja melawan PSM Makassar ini diprediksi akan menyajikan duel sengit di lini tengah.

Mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen. (tif)

Editor : Latiful Habibi
#PSM Makassar #BRI Super League #Laskar Mataram #PSIM Jogja #Juku Eja