Jawa Pos Radar Madiun – Perebutan empat besar Serie A memasuki fase krusial.
Pertemuan Atalanta melawan Juventus berpotensi mengubah arah persaingan menuju Liga Champions musim depan.
Laga pekan ke-32 ini dijadwalkan berlangsung di markas Atalanta, Minggu (12/4) dini hari WIB.
Dengan hanya tujuh pertandingan tersisa, setiap poin menjadi sangat berharga bagi kedua tim.
Pertarungan Langsung Perebutan Empat Besar
Duel ini bukan sekadar laga biasa. Baik Atalanta maupun Juventus sama-sama berada dalam jalur perebutan zona Liga Champions.
Selisih poin yang tipis membuat hasil pertandingan ini bisa langsung menggeser posisi klasemen.
Juventus saat ini masih tertahan di peringkat kelima dan hanya terpaut satu angka dari empat besar. Situasi tersebut membuat mereka tidak punya ruang untuk kehilangan poin.
Prediksi Juventus vs Atalanta
Tim besutan Luciano Spalletti datang dengan tren positif usai menang atas Genoa.
Hasil itu memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka menjadi enam laga.
Meski begitu, performa Juventus belum sepenuhnya meyakinkan. Inkonsistensi masih kerap muncul di beberapa pertandingan penting.
Sebaliknya, Atalanta tampil lebih stabil sepanjang 2026. Pasukan Raffaele Palladino hanya sekali menelan kekalahan di liga sejak awal tahun.
Baca Juga: Alisson Becker Buka Pintu Gabung Juventus, Ada Syarat Berat untuk Bianconeri
Kemenangan meyakinkan atas Lecce di laga terakhir semakin menguatkan kepercayaan diri mereka jelang laga besar ini.
Rekor Pertemuan Masih Milik Juventus
Meski tampil lebih konsisten, Atalanta tetap dibayangi statistik kurang menguntungkan.
Dalam delapan pertemuan terakhir, enam laga berakhir imbang.
Bahkan, di kandang sendiri Atalanta hanya mampu mencatat satu kemenangan dari 20 pertemuan liga melawan Juventus.
Catatan tersebut menjadi sinyal bahwa Juventus masih menjadi lawan yang sulit ditaklukkan.
Kondisi Skuad Kedua Tim
Juventus dipastikan kehilangan Weston McKennie karena sanksi larangan bermain.
Sementara Mattia Perin juga absen akibat cedera, sehingga posisi penjaga gawang kemungkinan diisi Michele Di Gregorio.
Di lini depan, absennya Dusan Vlahovic membuka opsi baru. Nama seperti Jonathan David atau Kenan Yildiz berpeluang tampil sejak menit awal.
Di sisi lain, Atalanta mendapat kabar baik dengan kembalinya Gianluca Scamacca. Ia siap bersaing di lini depan bersama Nikola Krstovic.
Baca Juga: Cuma Rp 100 Ribuan! Ini 5 Sepatu Kodachi Model Klasik yang Asyik untuk Olahraga dan Jalan-Jalan
Tuan rumah hanya diperkirakan kehilangan Isak Hien, sementara Giacomo Raspadori bisa menjadi opsi tambahan dari lini kedua.
Duel ini menjadi ujian sesungguhnya bagi kedua tim. Atalanta mengandalkan konsistensi, sementara Juventus membawa pengalaman dan mental bertanding.
Hasil akhir bukan hanya menentukan tiga poin, tetapi juga bisa menjadi penentu siapa yang tetap bertahan dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.
Editor : Andi ChorniawanSumber : Radar Madiun