Jawa Pos Radar Madiun – Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan pekan ke-27 Super League 2025/2026 yang mempertemukan Persita Tangerang melawan Arema FC.
Bertanding di Banten International Stadium (BIS) pada Jumat (10/4/2026) malam, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol 0-0 hingga turun minum.
Dominasi Persita, Pertahanan Arema Solid
Sejak peluit babak pertama dibunyikan pukul 19.00 WIB, tuan rumah Persita Tangerang langsung mengambil inisiatif serangan.
Mengandalkan penguasaan bola yang mencapai 57 persen, tim asuhan Carlos Pena ini terus mencoba membongkar rapatnya barisan pertahanan Singo Edan.
Persita tercatat mendapatkan 5 tendangan sudut, namun upaya-upaya dari skema bola mati tersebut masih bisa diredam oleh lini belakang Arema FC yang dikawal ketat oleh pemain bertahan mereka.
Baca Juga: Dramatis! PSM Makassar Bungkam PSIM Jogja 2-1 Berkat Gol Dusan Lagator di Menit Akhir
Tiga Kartu Kuning di Paruh Pertama
Pertandingan Persita vs Arema FC berjalan dengan intensitas tinggi dan menjurus kasar di babak pertama.
Wasit harus bekerja ekstra keras untuk menenangkan tensi laga.
Tercatat, tiga kartu kuning sudah dikeluarkan dari saku wasit dalam 45 menit pertama:
17': Julian Guevara (Arema FC)
31': Hanif Yama (Arema FC)
40': Mario Jardel (Persita)
Meskipun Persita unggul dalam ball possession, efektivitas serangan kedua tim masih menjadi catatan.
Persita hanya mampu melepaskan 1 tembakan yang melenceng dari gawang.
Sementara Arema FC belum mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang hingga jeda antar babak.
Statistik Babak Pertama (Persita vs Arema FC)
Berikut adalah ringkasan statistik paruh waktu:
|
Statistik |
Persita Tangerang |
Arema FC |
|---|---|---|
|
Skor |
0 |
0 |
|
Penguasaan Bola |
57% |
43% |
|
Total Tembakan |
1 |
0 |
|
Tendangan Sudut |
5 |
0 |
|
Kartu Kuning |
1 |
2 |
|
Pelanggaran |
6 |
9 |
Di babak kedua nanti, kemungkinan kedua pelatih bakal melakukan perubahan taktik.
Tentu saja, Persita ingin segera mencatatkan skor agar mampu unggul lebih dulu atas tamunya.
Tapi, Arema FC juga bakal memberikan perlawanan hebat untuk bisa pulang membawa pon. (tif)
Editor : Latiful Habibi