Jawa Pos Radar Madiun - Arsenal bersiap menjamu Bournemouth dalam laga krusial di Emirates Stadium. Pertandingan ini mempertemukan dua tim dengan tren positif.
Tim tamu belum terkalahkan dalam 11 laga terakhir, sementara The Gunners telah mengubah Emirates menjadi benteng yang hampir mustahil ditembus.
Kemenangan dalam laga ini akan membawa Arsenal unggul 12 poin atas Manchester City (yang baru bermain hari Minggu).
Jika terwujud, ini akan menjadi keunggulan terbesar Arsenal di akhir sebuah hari dalam sejarah Premier League melampaui catatan musim juara Invincibles 2003/2004.
Tren Bournemouth yang Unik
Sejak kalah 2-3 dari Arsenal di Vitality Stadium Januari lalu, anak asuh Andoni Iraola belum tersentuh kekalahan.
Namun, mereka menjadi "Raja Remis" dengan 15 hasil imbang dari 31 laga musim ini.
Kehilangan Antoine Semenyo yang pindah ke Man City sangat terasa. Bournemouth gagal mencetak gol di dua laga tandang terakhirnya.
Meski sulit dikalahkan, gawang Djordje Petrovic menghadapi tembakan tepat sasaran lebih banyak dibandingkan hampir semua tim lain, kecuali tiga tim terbawah.
Baca Juga: Prediksi Skor Madura United vs Persik Kediri: Pertahanan Kedua Tim Sama-sama Rapuh
Kabar Baik untuk Mikel Arteta
Arsenal mendapatkan suntikan tenaga penting menjelang laga ini. Ebere Eze dikonfirmasi kembali tersedia setelah pulih dari cedera betis.
Piero Hincapie juga sudah kembali berlatih dan siap diturunkan.
Adapun Bukayo Saka dan Jurrien Timber mendekati fit 100%, namun Mikel Merino masih absen karena cedera kaki.
Di kubu Bournemouth, jeda 22 hari antar laga membantu kembalinya Tyler Adams dan Julio Soler. Namun, mereka tetap kehilangan Justin Kluivert (cedera lutut serius) dan Lewis Cook.
Duel Intensitas Tinggi
Andoni Iraola diprediksi akan tetap menggunakan formasi 4-2-3-1 yang mengandalkan high pressing. Bournemouth adalah tim dengan frekuensi merebut bola tertinggi di Premier League musim ini.
Mereka melakukan transisi dari bertahan ke menyerang lebih cepat dibandingkan tim mana pun. Adapun The Cherries hanya kalah 5 kali dari 13 kesempatan saat mereka kebobolan lebih dulu.
Manajer Mikel Arteta optimistis menghadapi laga ini.
"Kami tahu arti setiap pertandingan dan peluang yang kami miliki, terutama saat bermain di kandang. Mari kita berjuang bersama," ujarnya.
Di pihak lawan, Manajer Bournemouth Andoni Iraola tak sabar menghadapi sang kandidat juara Liga Inggris musim ini.
"Kami menghadapi Arsenal di laga tandang yang besar. Mereka selalu sulit dikalahkan. Saya mengharapkan versi terbaik dari Arsenal besok," sebutnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani