Jawa Pos Radar Madiun - Kabar gembira datang bagi para pendukung Skuad Garuda jelang bergulirnya FIFA ASEAN Cup 2026.
Berdasarkan bocoran format turnamen yang beredar di publik, Timnas Indonesia dipastikan menghuni pot unggulan (Pot 1), yang memberikan keuntungan strategis luar biasa dalam perburuan trofi regional.
Turnamen yang kini masuk dalam kalender resmi FIFA ini dijadwalkan berlangsung pada periode FIFA Matchday September hingga Oktober 2026.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai format baru yang akan menguntungkan Indonesia:
Sistem Unggulan dan Pembagian Pot
Turnamen ini diikuti oleh 11 negara Asia Tenggara yang dibagi ke dalam tiga pot berdasarkan ranking FIFA terbaru. Posisi Indonesia di Pot 1 memberikan privilese khusus sejak pengundian dilakukan.
-
Pot 1: Indonesia, Thailand, Vietnam, Filipina.
-
Pot 2: Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja.
-
Pot 3: Laos, Brunei Darussalam, Timor Leste.
Baca Juga: AMD Dominasi 89 Persen Pasar CPU di Tengah Krisis PC Rakitan, Intel Core Ultra Mulai Ditinggalkan?
Jalan Pintas Menuju Perempat Final
Salah satu keuntungan terbesar bagi Timnas Indonesia adalah regulasi kelolosan otomatis. Sebagai bagian dari lima tim unggulan teratas, Garuda tidak perlu melalui fase penyisihan grup yang panjang dan melelahkan.
Indonesia akan langsung memulai petualangan di babak perempat final. Selain itu, regulasi memastikan tim-tim dari Pot 1 tidak akan saling berhadapan di perempat final.
Artinya, musuh bebuyutan seperti Thailand atau Vietnam hanya mungkin bertemu dengan Indonesia di fase semifinal atau final.
Kehadiran Pemain Abroad John Herdman
Karena turnamen ini masuk dalam kalender FIFA Matchday, tidak ada lagi kendala bagi pelatih John Herdman untuk memanggil bintang-bintang yang bermain di luar negeri (abroad).
Klub-klub wajib melepas pemainnya untuk membela tim nasional.
Nama-nama besar diprediksi akan memperkuat lini pertahanan dan serang Garuda, seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Ole Romeny.
Dengan skuad berkekuatan penuh dan format gugur tunggal yang lebih singkat, Timnas Indonesia hanya butuh memenangkan tiga pertandingan penting (perempat final, semifinal, dan final) untuk mengangkat trofi juara. (naz)
Editor : Mizan Ahsani