Jawa Pos Radar Madiun - Juventus berhasil menjaga asa menembus tiga besar klasemen setelah memetik kemenangan tipis namun sangat krusial 1-0 atas Atalanta di Bergamo, Minggu (12/4).
Gol tunggal dari Jeremie Boga di awal babak kedua menjadi pembeda dalam laga yang penuh tekanan bagi Si Nyonya Tua.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengakui bahwa timnya sempat berada dalam posisi sulit sepanjang babak pertama sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.
Menderita di Babak Pertama, Bangkit di Babak Kedua
Juventus sempat terkurung di wilayah pertahanan sendiri selama 30 menit awal akibat tekanan bertubi-tubi dari anak asuh Raffaele Palladino.
Spalletti menyebut Atalanta tampil sangat presisi dalam menekan jalur operan Juve.
"Setengah jam pertama kami sangat menderita. Kami tidak mampu menyambung operan karena mereka terus menekan kami. Kami dipaksa hanya bertahan," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.
Namun, situasi berubah total setelah turun minum.
"Di babak kedua, itu adalah pertandingan yang sangat berbeda. Kami bermain setara. Kali ini kami tampil klinis dan mampu memanfaatkan kesalahan lawan untuk mencetak gol," tambahnya.
Baca Juga: GTA 6 Resmi ke PS5 & Xbox, Gamer PC Harus Sabar hingga 2027?
Pahlawan Kemenangan: Jeremie Boga
Gol kemenangan Juventus lahir di menit ke-48 melalui aksi Jeremie Boga.
Pemain yang dikenal sebagai pemain kesayangan Spalletti untuk laga besar ini memanfaatkan serangkaian kesalahan di lini belakang Atalanta.
Tendangannya sempat mengenai Marco Carnesecchi sebelum bersarang di gawang lawan, membungkam publik tuan rumah yang mendominasi jalannya laga.
Spalletti mengungkapkan bahwa kemenangan ini diraih di tengah kondisi fisik pemain yang tidak ideal.
Beberapa pilar utama seperti Kenan Yildiz dan Francisco Conceicao harus dipaksakan bermain meski mengalami masalah kebugaran.
"Pertandingan ini bernilai lebih dari tiga poin. Sayangnya, kami tidak dalam bentuk terbaik. Yildiz dan Conceicao punya masalah kebugaran, begitu juga dengan Thuram," ungkap sang pelatih.
Persaingan Menuju Liga Champions
Kemenangan ini membawa dampak besar di papan klasemen Serie A. Juventus sementara menggeser Como besutan Cesc Fabregas ke posisi keempat.
Juve kini hanya terpaut tiga poin dari AC Milan yang berada di posisi ketiga.
Hasil ini juga menjadi penebus kegagalan Juve di perempat final Coppa Italia Februari lalu saat mereka dicukur 0-3 di stadion yang sama.
Spalletti juga menyoroti perubahan tren taktik di sepak bola modern yang kini lebih fokus pada duel individu daripada sekadar penguasaan bola. (naz)
Editor : Mizan Ahsani