Jawa Pos Radar Madiun – Ambisi besar diusung oleh pelatih Tim Nasional Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, dalam gelaran Piala AFF U-17 2026.
Legenda sepak bola Indonesia ini menyatakan keinginan pribadinya untuk mempersembahkan gelar juara bagi bangsa, sebuah pencapaian yang belum sempat ia berikan secara maksimal saat masih aktif sebagai pemain.
Langkah perdana "Garuda Muda" akan dimulai malam nanti di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dengan menghadapi Timor Leste U-17.
Meski di atas kertas Indonesia lebih diunggulkan, persiapan tim sempat dibayangi keraguan menyusul hasil buruk selama pemusatan latihan (TC) di Thailand pada Maret lalu.
Hasil Uji Coba yang Mengecewakan
Selama masa persiapan di Thailand, Indonesia U-17 menelan tiga kekalahan beruntun dalam laga uji coba, yaitu:
Kalah telak 0-7 dari Korea Selatan U-17.
Tumbang 0-3 dari India U-17.
Kalah tipis 2-3 dari tuan rumah Thailand U-17.
Menanggapi hasil tersebut, Kurniawan menekankan bahwa fokus utama saat ini bukan sekadar taktik, melainkan penguatan aspek psikologis pemain.
"Sebenarnya kami lebih mempersiapkan mentalitas, ya. Saya mencoba membuat suasana lebih rileks dan tidak terbebani agar pemain lebih siap bertanding," ujar mantan striker yang pernah membawa Persebaya juara Liga Indonesia 2004 tersebut.
Kurniawan berharap anak asuhnya bisa tampil dengan winning mentality dan menganggap setiap pertandingan layaknya partai final.
Timor Leste Pilih Merendah
Di sisi lain, pelatih Timor Leste U-17, Emral Abus, justru memilih untuk bersikap merendah.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan timnya sangat singkat, hanya sekitar dua bulan, dan hasilnya pun dianggap belum maksimal.
"Kalau dibandingkan, sudah pasti kami akan kalah melawan Indonesia," kata Emral.
Namun, ia menegaskan bahwa status underdog ini justru bisa membuat para pemainnya tampil tanpa beban dan siap memberikan perlawanan sengit di lapangan.
Pertandingan malam nanti akan menjadi pembuktian bagi Indonesia U-17 untuk menghapus keraguan publik dan memulai langkah menuju tangga juara Piala AFF U-17 2026. (tif)
Editor : Latiful Habibi