Jawa Pos Radar Madiun - Tekanan terhadap Arsenal semakin memuncak. Tak hanya gagal tampil konsisten, performa buruk tim kini memicu ancaman gugatan dari suporter sendiri.
Kekalahan mengejutkan 1-2 dari AFC Bournemouth di kandang sendiri menjadi titik balik kemarahan fans. Hasil itu sekaligus membuka peluang emas bagi Manchester City untuk memangkas jarak di klasemen.
City langsung memanfaatkannya dengan kemenangan 3-0 atas Chelsea. Kini, pasukan Pep Guardiola hanya terpaut enam poin dari Arsenal dan masih memiliki satu laga lebih banyak.
Situasi semakin panas karena kedua tim dijadwalkan bentrok di Etihad Stadium pekan depan. Laga itu berpotensi menjadi penentu arah perburuan gelar Liga Inggris musim ini.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengakui timnya berada dalam tekanan besar.
Baca Juga: Cetak Brace Saat Persija Tumbangkan Persebaya 3-0, Mauricio Souza: Eksel Layak Dipanggil Timnas!
Fans Murka, Layangkan Gugatan
Di tengah tekanan tersebut, seorang fans asal Uganda, Eric Kyama, melayangkan ancaman gugatan hukum kepada klub.
Ia mengirimkan Notice of Intent to Sue atau Pemberitahuan Rencana Gugatan ke markas Arsenal di Highbury House, London, pada 11 April.
Dalam surat itu, Kyama menuding klub melakukan kelalaian profesional dan inkompetensi taktik yang menyebabkan kerugian emosional bagi fans.
Ia menilai para pemain tampil tanpa semangat dan tidak menunjukkan komitmen di lapangan.
Selain itu, ia menuding klub gagal merepresentasikan nilai yang selama ini diusung, termasuk slogan Victory Through Harmony.
Kyama mengklaim fans telah menginvestasikan waktu, uang, dan emosi dalam mendukung tim, sehingga performa buruk dianggap merugikan secara psikologis maupun finansial.
Kekalahan dari Bournemouth membuat posisi Arsenal di puncak klasemen semakin terancam. Terlebih, Manchester City sudah lebih dulu mengamankan trofi Carabao Cup musim ini setelah mengalahkan Arsenal.
Kini, pertanyaan besar muncul seiring banyaknya meme yang beredar di media sosial. Apakah Arsenal kembali gagal dalam perburuan gelar Liga Inggris?
Dengan jarak poin yang mulai menipis dan tekanan besar jelang duel di Etihad, Arsenal dituntut segera bangkit jika tak ingin kembali kehilangan peluang juara setelah penantian panjang 22 tahun.
Hingga kini, Arsenal belum memberikan tanggapan resmi terkait ancaman gugatan dari fans tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani