Jawa Pos Radar Madiun - Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 menjanjikan pengalaman yang benar-benar berbeda bagi para pencinta bulu tangkis.
Turnamen level BWF World Tour Super 1000 yang akan berlangsung di Istora Gelora Bung Karno pada 2–7 Juni 2026 ini mengusung konsep hiburan terintegrasi yang memadukan ketajaman kompetisi dengan inovasi teknologi.
Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, mengungkapkan bahwa inovasi ini tidak hanya terbatas pada lapangan pertandingan, tetapi juga mencakup seluruh ekosistem di luar lapangan guna memanjakan para pengunjung.
Konsep Smart & Green di Istora Senayan
Salah satu sorotan utama tahun ini adalah dukungan Polytron sebagai sponsor utama yang membawa misi keberlanjutan. Berikut adalah beberapa inovasi yang akan hadir:
-
Mobilitas Ramah Lingkungan: Panitia akan menggunakan kendaraan listrik (Electric Vehicle) sebagai moda transportasi utama untuk mobilisasi atlet selama turnamen berlangsung.
-
Area Interaktif Digital: Pengunjung dapat menikmati berbagai instalasi visual dan aktivitas interaktif berbasis teknologi di sekitar area Istora.
-
Tiket yang Lebih "Affordable": Panitia berkomitmen memperluas akses dengan menyediakan harga tiket yang terjangkau agar atmosfer kelas dunia ini bisa dinikmati oleh seluruh lapisan Badminton Lovers.
Baca Juga: Tiket Indonesia Open 2026 Dijual Mulai Rp 40 Ribu, Cek Jadwal War dan Daftar Harganya
Dukungan Penuh untuk Kemajuan Olahraga Nasional
Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo, menegaskan bahwa keterlibatan mereka lebih dari sekadar sponsorship.
"Dukungan kami adalah kontribusi nyata dalam menghadirkan ekosistem kompetisi berkualitas bagi atlet Indonesia," tuturnya dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PP PBSI, Ricky Soebagdja, menyebut Indonesia Open sebagai momentum krusial bagi atlet nasional untuk membuktikan taji di hadapan publik sendiri.
PBSI saat ini tengah fokus pada akselerasi pemain muda untuk meningkatkan daya saing di level internasional.
Indonesia dipastikan akan menurunkan kekuatan penuh, baik dari penghuni Pelatnas maupun pemain profesional (non-Pelatnas).
Daftar Pemain Andalan Indonesia:
-
Tunggal Putra: Alwi Farhan, Jonatan Christie (Non-Pelatnas).
-
Ganda Putra: Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri.
-
Tunggal Putri: Putri Kusuma Wardani.
Perpaduan harga tiket yang lebih murah, teknologi kendaraan listrik yang hijau, dan perjuangan para talenta muda Indonesia membuat Polytron Indonesia Open 2026 diprediksi akan menjadi standar baru dalam penyelenggaraan turnamen bulu tangkis dunia.
Istora siap kembali bergemuruh sebagai jantung bulu tangkis dunia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani