Jawa Pos Radar Madiun – Gelandang andalan Persebaya Surabaya, Rachmat Irianto, menunjukkan sikap ksatria dengan mengakui performa buruk timnya saat ditekuk Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.
Pemain yang akrab disapa Rian ini menegaskan bahwa evaluasi total adalah harga mati sebelum menjamu Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026) malam.
Kekalahan telak 0-3 dari Macan Kemayoran pekan lalu menyisakan luka mendalam bagi skuad Bajul Ijo.
Menurut Rian, koordinasi antar lini yang buruk menjadi penyebab utama rapuhnya pertahanan Persebaya, terutama di menit-menit awal pertandingan.
Akui Banyak Kesalahan Fatal
Rian tidak mencari alasan atas hasil minor tersebut.
Ia secara terbuka menyebut bahwa skema permainan yang direncanakan pelatih tidak berjalan akibat banyaknya kesalahan individu maupun kolektif.
"Kita bermain tidak bagus (lawan Persija) dan perlu banyak evaluasi. Kami melakukan banyak kesalahan, baik di area pertahanan sendiri maupun saat mencoba membangun serangan di depan," ujar pemain berusia 26 tahun tersebut.
Ia juga menyoroti penurunan konsentrasi pemain pada saat-saat krusial yang berujung pada kebobolan.
Baginya, belajar dari kegagalan tersebut adalah satu-satunya cara untuk menjaga harga diri tim di hadapan Bonek dan Bonita pada laga kandang besok.
Baca Juga: Preview Persebaya vs Madura United, Bernardo Tavares: Tidak Ada yang Suka Kalah!
Sikap Profesional di Tengah Persaingan Juara
Menariknya, di tengah keterpurukan Persebaya, Rian sempat ditanya mengenai pandangan personalnya terkait perebutan gelar juara musim ini.
Mengingat statusnya sebagai mantan pemain Persib Bandung dan sahabat dekat bek Persija, Rizky Ridho, publik penasaran akan keberpihakannya.
Namun, putra dari legenda Persebaya (almarhum) Bejo Sugiantoro ini memberikan jawaban yang sangat dewasa dan profesional.
Ia menegaskan tidak ingin terjebak dalam nostalgia maupun rivalitas klub lain.
"Tentunya saya sebagai pemain dan sebagai mantan dari Persib, saya netral sekali," jawabnya singkat namun tegas.
Fokus Total ke Derby Suramadu
Sikap netral tersebut membuktikan bahwa fokus utama Rian saat ini hanyalah membawa Persebaya keluar dari tren negatif.
Laga melawan Madura United FC pada Jumat malam akan menjadi panggung bagi Rian dan kolega untuk menunjukkan reaksi positif pasca kekalahan memilukan di Jakarta.
Pertandingan bertajuk Derby Suramadu ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh dengan motivasi yang berbeda;
Persebaya untuk bangkit ke papan atas, dan Madura United untuk menjauh dari zona merah.
Jadwal Pertandingan:
Partai: Persebaya Surabaya vs Madura United FC
Ajang: BRI Super League 2025/26 (Pekan ke-28)
Waktu: Jumat, 17 April 2026 (Malam)
Venue: Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. (tif)