Jawa Pos Radar Madiun - Pekan ke-33 Liga Inggris 2025/2026 datang dengan tensi tinggi di dua ujung klasemen.
Superkomputer Opta menempatkan duel Manchester City vs Arsenal sebagai laga paling menentukan dalam perburuan gelar, sementara Tottenham justru masuk fase genting setelah tercebur ke zona degradasi.
Opta mencatat pekan ini berlangsung dari Sabtu, 18 April hingga Senin, 20 April 2026, dengan laga-laga besar seperti Brentford vs Fulham, Chelsea vs Manchester United, derby Merseyside Everton vs Liverpool, hingga Crystal Palace vs West Ham.
Ringkasan Prediksi Opta Pekan 33
Model Opta melihat Aston Villa sebagai tim dengan peluang menang paling tinggi akhir pekan ini saat menjamu Sunderland, yakni 63,6 persen.
Di sisi lain, Nottingham Forest juga sangat diunggulkan saat menghadapi Burnley dengan probabilitas kemenangan 62,3 persen.
Untuk laga-laga yang paling sulit diprediksi, Opta menyorot Manchester City vs Arsenal dan Everton vs Liverpool. City diberi peluang menang 37,7 persen, Arsenal 35,8 persen, sedangkan hasil imbang muncul dalam 26,5 persen simulasi.
Pada derby Merseyside, Everton sedikit lebih unggul 37,3 persen berbanding Liverpool 36,3 persen, dengan peluang seri 26,4 persen.
Pertandingan Chelsea vs Manchester United dan Newcastle United vs Bournemouth juga diprediksi sangat rapat.
Keduanya sama-sama punya persentase hasil imbang tertinggi pekan ini, yakni 26,8 persen.
Man City vs Arsenal, Laga Penentu Gelar
Manchester City memasuki pekan ini di posisi kedua dengan 64 poin dari 31 laga, sementara Arsenal memimpin klasemen dengan 70 poin dari 32 pertandingan.
Jika City menang atas Arsenal, tekanan ke pemuncak klasemen akan melonjak drastis sebelum laga Arsenal berikutnya.
Opta masih melihat laga ini nyaris seimbang.
Namun, City sedikit difavoritkan karena performa mereka di April sangat kuat di era Pep Guardiola, sementara April justru menjadi bulan dengan rata-rata poin terendah Arsenal di bawah Mikel Arteta menurut analisis Opta.
Meski begitu, Arsenal punya modal psikologis penting.
Mereka tidak terkalahkan dalam lima laga Liga Inggris terakhir melawan City, dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Tottenham Masuk Zona Bahaya
Situasi Tottenham jadi salah satu cerita paling panas di pekan ini. Setelah kalah 1-0 dari Sunderland pada laga pertama Roberto De Zerbi, Spurs masuk zona degradasi dengan enam laga tersisa.
Superkomputer Opta bahkan memberi kemungkinan 49,1 persen Spurs finis di tiga terbawah, di luar Wolves dan Burnley yang juga sangat rawan.
Tottenham akan menjamu Brighton, tetapi justru tim tamu yang lebih difavoritkan.
Brighton diberi peluang menang 42,9 persen, sedangkan Spurs hanya 31,8 persen. Ini jadi alarm besar untuk klub London Utara itu.
Chelsea vs Manchester United, Panas di Jalur Lima Besar
Chelsea tetap sedikit lebih dijagokan saat menjamu Manchester United di Stamford Bridge.
Opta memberi The Blues peluang menang 43,7 persen, sementara United berada di angka 29,5 persen.
Meski begitu, hasil imbang tetap sangat besar, yaitu 26,8 persen.
Laga ini juga sarat sejarah.
Menurut Opta, Chelsea vs Manchester United adalah duel yang paling sering berakhir imbang dalam sejarah Premier League, dengan 27 hasil seri.
Brentford, Leeds, dan Newcastle Diunggulkan
Brentford diprediksi mengalahkan Fulham dengan peluang 51,1 persen, jauh di atas Fulham yang hanya 24,1 persen.
Leeds juga berada di posisi kuat saat menjamu Wolves, dengan probabilitas menang 56 persen, sementara Wolves cuma 21,2 persen.
Newcastle memang sedang goyah, tetapi Opta masih menempatkan mereka sebagai favorit saat melawan Bournemouth.
The Magpies punya peluang menang 45,6 persen, sedangkan Bournemouth 27,6 persen. Hasil seri tetap tinggi, 26,8 persen.
Everton vs Liverpool dan Palace vs West Ham Tak Kalah Menarik
Derby Merseyside pertama di Stadion Hill Dickinson diprediksi berjalan sangat ketat.
Everton sedikit lebih diunggulkan, dan kemenangan bisa membawa mereka mencapai 50 poin untuk pertama kalinya sejak musim 2020/2021.
Liverpool, di sisi lain, terancam menorehkan jumlah kekalahan tertinggi sebagai juara bertahan sejak Leicester City pada 2016/2017 jika kembali tumbang.
Pada laga penutup, Crystal Palace dijagokan saat menjamu West Ham. The Eagles punya peluang menang 53,1 persen, sedangkan West Ham hanya 22,9 persen.
Ini membuat Palace jadi salah satu unggulan kandang paling kuat di pekan ke-33.
Jadwal Kunci Pekan 33
Sabtu, 18 April 2026 diisi Brentford vs Fulham, Leeds vs Wolves, Newcastle vs Bournemouth, Tottenham vs Brighton, dan Chelsea vs Manchester United.
Minggu, 19 April menyajikan Aston Villa vs Sunderland, Everton vs Liverpool, Nottingham Forest vs Burnley, dan Manchester City vs Arsenal.
Pekan ini ditutup Senin, 20 April 2026 lewat Crystal Palace vs West Ham.
Editor : Ockta Prana Lagawira