Jawa Pos Radar Madiun – Timnas Indonesia U17 menunjukkan performa impresif dalam laga ketiga grup ASEAN U17 Boys Championship 2026.
Menghadapi rival tangguh, Vietnam U17, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, skuad Garuda Muda berhasil menahan imbang The Golden Star Warriors dengan skor kacamata 0-0 di babak pertama.
Jalannya Pertandingan: Jual Beli Serangan di Gelora Delta
Sejak peluit kick-off dibunyikan, intensitas tinggi langsung diperagakan kedua tim.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil cukup terbuka dan berani menekan.
Putu Ekayana dan kawan-kawan beberapa kali menciptakan peluang emas yang mengancam gawang Vietnam.
Baca Juga: Sengit! Bali United Ditahan Imbang Malut United 1-1 di Babak Pertama
Namun, Vietnam bukan tanpa perlawanan. Tim tamu kerap melancarkan serangan balik berbahaya yang memaksa lini belakang Indonesia bekerja ekstra keras.
Kedisiplinan barisan pertahanan Garuda Muda menjadi kunci utama gawang Indonesia tetap perawan hingga 45 menit pertama usai.
Transformasi Taktik Kurniawan Dwi Yulianto
Ada pemandangan berbeda dalam gaya main anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto malam ini.
Jika dibandingkan saat laga melawan Malaysia sebelumnya, permainan Indonesia kini terlihat jauh lebih berkembang:
Baca Juga: Persita Tangerang Gagal Bangkit! Gol Tunggal Jon Toral Amankan Kemenangan Persik Kediri
Agresivitas Meningkat: Pemain lebih berani melakukan pressing di area lawan.
Transisi Positif: Perubahan dari mode menyerang ke bertahan terlihat lebih rapi dan terorganisir.
Disiplin Tinggi: Lini belakang tidak mudah terpancing keluar dari posisinya.
Meski demikian, satu catatan merah bagi Indonesia adalah aspek kecepatan.
Pemain Vietnam beberapa kali memenangkan adu sprint saat melakukan transisi cepat, yang menjadi sinyal waspada bagi lini pertahanan Indonesia di babak kedua.
Baca Juga: Kalah Dari Arema FC 2-0, Posisi Laskar Sambernyawa Sekarang Dalam Bahaya!
Strategi Babak Kedua: Mencari Celah Vietnam
Memasuki babak kedua, Coach Kurniawan memiliki pekerjaan rumah besar untuk membongkar pertahanan rapat Vietnam.
Solusi kreatif di lini tengah diperlukan agar aliran bola ke depan lebih efektif.
Di sisi lain, meredam agresivitas lawan saat serangan balik tetap menjadi prioritas.
Mengingat karakter permainan kedua tim, gol pertama akan menjadi sangat krusial.
Baca Juga: Hanya Mampu Menang Tipis 1-0 Atas PSBS Biak, Persija Jakarta Pastikan Tetap Di Jalur Juara
Jika Garuda Muda mampu memecah kebuntuan lebih dulu, peluang mengamankan tiga poin di depan publik Sidoarjo akan terbuka lebar.
Namun, konsentrasi penuh wajib dijaga karena melakukan comeback melawan tim selevel Vietnam bukanlah perkara mudah. (tif)
Editor : Latiful Habibi