Jawa Pos Radar Madiun - Kericuhan yang pecah usai pertandingan Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Dewa United melawan Bhayangkara FC kini berbuntut panjang bagi para pemain.
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto menegaskan akan memberikan sanksi tegas jika ada anak asuhnya yang terbukti terlibat dalam aksi tidak sportif tersebut.
Nova merasa perlu mengambil langkah disipliner karena personel Tim Nasional seharusnya menjadi teladan bagi pesepak bola muda lainnya di tanah air.
"Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat (dalam keributan) pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan," tegas Nova.
"karena sudah seharusnya pemain timnas usia muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya," sambungnya.
Baca Juga: Duel Para Bintang Timnas Indonesia, Konsistensi Persib Bandung Bakal Diuji Dewa United Malam Ini!
Insiden ini menjadi sorotan tajam karena beberapa nama yang diduga terlibat merupakan langganan panggil ke skuad Timnas Indonesia.
Kejadian di Stadion Citarum tersebut sangat disayangkan karena menodai esensi pembinaan karakter dan mental bertanding yang sedang dibangun oleh tim pelatih.
Pertandingan tersebut sejatinya dimenangkan oleh Dewa United dengan skor 2-1, namun suasana memanas tepat setelah peluit panjang ditiup.
Para pemain terlibat aksi dorong hingga tindakan agresif, termasuk sorotan terhadap pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto Hengga, yang terekam melakukan tindakan berbahaya.
Nova Arianto menekankan bahwa emosi di lapangan tidak bisa dijadikan pembenaran untuk melakukan kekerasan fisik.
Baca Juga: Persijap Jepara Bungkam Semen Padang di Kandang, Skor Babak Pertama 0-2
"Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk dicontoh pemain lainnya," ujarnya melalui media sosial pribadinya.
Saat ini, tim pelatih masih menelusuri kronologi lengkap serta penyebab utama yang memicu keributan antar-pemain muda tersebut.
Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengidentifikasi siapa saja yang harus bertanggung jawab atas insiden memalukan di akhir laga tersebut.
Nova berharap kejadian ini menjadi teguran keras bagi seluruh pemain muda agar selalu menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam kondisi apa pun.
"Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali," pungkasnya. (naz)
Editor : Mizan Ahsani