Jawa Pos Radar Madiun – Chelsea menghadapi ancaman serius di Premier League 2025/2026.
Kekalahan telak 0-3 dari Brighton bukan hanya memperpanjang tren buruk, tetapi juga membuka peluang The Blues terlempar dari 10 besar klasemen.
Situasi ini menjadi alarm keras bagi tim asuhan Liam Rosenior yang sebelumnya masih berada di zona enam besar.
Dibantai Brighton, Chelsea Makin Terpuruk
Dalam laga di markas Brighton, Chelsea benar-benar tak berkutik.
Gol cepat Ferdi Kadioglu di menit ke-3 langsung membuat tim tamu tertekan. Situasi semakin memburuk setelah Jack Hinshelwood menggandakan keunggulan di babak kedua, sebelum Danny Welbeck menutup kemenangan 3-0.
Sepanjang pertandingan, Chelsea kesulitan menciptakan peluang dan kembali gagal mencetak gol.
Posisi Rawan, Terancam Keluar dari 10 Besar
Saat ini, Chelsea berada di peringkat keenam dengan 48 poin dari 33 pertandingan. Namun posisi tersebut sangat rapuh.
Selisih poin yang tipis dengan tim-tim di bawahnya membuat The Blues kini berada di zona rawan.
Jika tren negatif berlanjut, mereka bukan hanya gagal ke Liga Champions, tetapi juga bisa terlempar dari 10 besar.
Baca Juga: Brighton vs Chelsea 3-0: The Blues Hancur, Kekalahan Kelima Beruntun!
Persaingan Ketat di Klasemen:
- Chelsea: 48 poin (peringkat 7)
- Brentford: 48 poin
- Bournemouth: 48 poin
- Everton: 47 poin
- Sunderland: 46 poin
- Fulham: 45 poin
Dengan selisih yang sangat tipis, satu hingga dua kekalahan lagi bisa membuat Chelsea turun drastis di klasemen.
Krisis Serius: Tanpa Gol, Kebobolan 11 Gol
Kekalahan dari Brighton menjadi yang kelima secara beruntun bagi Chelsea di liga.
Lebih memprihatinkan, mereka belum mencetak satu gol pun dalam periode tersebut dan sudah kebobolan 11 gol.
Masalah di lini depan dan pertahanan menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan.
Chelsea kini berada di fase paling kritis musim ini.
Kekalahan dari Brighton memperlihatkan betapa rapuhnya performa mereka. Jika tidak segera bangkit, The Blues berpotensi terlempar dari 10 besar dan kehilangan peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan. (dce)
Editor : Dony Christiandi