Jawa Pos Radar Madiun – Gelandang kreatif sekaligus motor serangan PSIM Yogyakarta, Ze Valente, mengusung motivasi berlipat ganda menjelang laga pekan ke-29 BRI Super League 2025/26.
Pemain asal Portugal tersebut bertekad membawa timnya menyudahi rentetan hasil buruk saat menjamu Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4) sore.
Optimisme di Tengah Jadwal Padat
Meskipun jeda pertandingan dari pekan sebelumnya tergolong singkat, Ze Valente menegaskan bahwa kelelahan fisik bukan menjadi penghalang.
Baginya, atmosfer Stadion Kapten I Wayan Dipta yang megah justru menjadi pemicu semangat tambahan.
“Kami hanya punya waktu pemulihan yang singkat, tapi kami siap. Ini akan jadi pertandingan yang menarik,” tegas pemilik nomor punggung 10 tersebut.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Siap Jegal Laju Persija Menuju Tangga Juara
Statistik Vital Ze Valente
Ze Valente sejauh ini merupakan ruh permainan PSIM. Kontribusinya tak terbantahkan dengan catatan:
Penampilan: 26 Pertandingan (2.323 menit).
Produktivitas: 9 Gol dan 4 Assist.
Peran: Jenderal lapangan tengah yang mengatur ritme serangan sekaligus eksekutor bola mati yang mematikan.
Ujian Berat di "Laga Kandang Rasa Tandang"
Laga ini menjadi tantangan ekstra bagi skuad asuhan Jean Paul Van Gastel.
Bermain di Bali membuat PSIM kehilangan magis Stadion Sultan Agung, Bantul.
Kondisi ini datang di saat performa tim sedang merosot tajam.
PSIM tercatat hanya mampu memetik satu kemenangan dalam 11 laga terakhir, bahkan menderita kekalahan di tiga partai beruntun.
Saat ini, PSIM tertahan di papan tengah dan sangat membutuhkan poin penuh untuk menjauh dari kejaran tim-tim di bawahnya serta memulihkan mental bertanding pemain.
Analisa Strategi: Memutus Rantai Negatif
Pelatih Jean Paul Van Gastel diprediksi akan kembali memaksimalkan kreativitas Ze Valente untuk membongkar pertahanan Persija yang sedang kokoh.
Baca Juga: Tak Mau Remehkan Lawan, Paul Munster Anggap Persis Solo Sebagai Ancaman Serius
Kunci pertandingan ini akan terletak pada:
Efektivitas Penyelesaian Akhir: PSIM harus klinis di depan gawang demi mengakhiri paceklik kemenangan.
Kedisiplinan Lini Belakang: Menghadapi Macan Kemayoran yang haus gol, koordinasi pertahanan menjadi harga mati.
Kondisi Fisik: Dengan waktu pemulihan singkat, rotasi pemain di babak kedua akan sangat menentukan hasil akhir.
Baca Juga: Persija Jakarta Menuju Tangga Juara: Mampukah Macan Kemayoran Sapu Bersih 6 Laga Sisa?
Meskipun Persija Jakarta diunggulkan secara peringkat, kehadiran Ze Valente yang sedang dalam motivasi tinggi bisa menjadi pembeda.
Jika Laskar Mataram mampu tampil disiplin dan memanfaatkan momentum di stadion yang "bersahabat" bagi Ze Valente, kejutan bisa saja terjadi. (tif)