Jawa Pos Radar Madiun – Persaingan perebutan takhta juara BRI Super League 2025/26 semakin membara.
Borneo FC Samarinda mengirimkan sinyal bahaya bagi para rivalnya setelah sukses melumat Semen Padang FC dengan skor telak 3-0 pada laga pekan ke-29 di Stadion Segiri, Samarinda.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga angka.
Donasi poin penuh di kandang membawa tim berjuluk "Pesut Etam" tersebut kini mengoleksi 66 poin—jumlah yang identik dengan sang pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Meski secara head-to-head masih tertahan di posisi kedua, Borneo FC kini berada dalam jarak tembak untuk mengudeta posisi puncak di sisa musim.
Pesta Gol di Stadion Segiri
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh Fabio Lefundes langsung memperagakan permainan agresif.
Gol pembuka datang dari kaki Komang Teguh yang meruntuhkan mental tim tamu sejak awal laga.
Dominasi Pesut Etam semakin tak terbendung saat Kaio Nunes mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan tajam sesaat sebelum jeda babak pertama.
Pesta kemenangan ditutup dengan manis oleh gol Koldo Obieta pada masa injury time, memastikan tiga poin tetap tinggal di Samarinda.
Baca Juga: Hasil BRI Super League: Tekuk Semen Padang 3-0, Poin Borneo FC Sekarang Sama dengan Persib Bandung
Mentalitas Juara: 29 Laga, Bukan 5 Laga
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menekankan bahwa performa impresif ini bukanlah kebetulan semata.
Ia menepis anggapan bahwa timnya baru panas di akhir musim.
"Kami sudah menjaga motivasi itu sejak awal musim. Tidak ada satu pekan pun kami keluar dari posisi dua atau tiga besar. Bukan lima laga terakhir yang mendefinisikan siapa Borneo FC, tapi konsistensi di 29 laga yang sudah kami lalui," tegas pelatih asal Brasil tersebut.
Lefundes juga menambahkan bahwa menyamai poin Persib adalah target yang memang sudah dipatok sejak awal pekan ini.
Menurutnya, kini tekanan telah berpindah ke kubu lawan.
Menuju Lima Final Terakhir
Dengan lima pertandingan tersisa, Borneo FC kini berada dalam kondisi kepercayaan diri penuh.
Perpaduan antara produktivitas gol yang tinggi dan pertahanan yang disiplin membuat mereka menjadi tim yang paling ditakuti di babak krusial ini.
“Kami akan berjuang sampai akhir untuk mencari posisi terbaik, dan tentu saja mengincar posisi pertama,” pungkas Fabio dengan penuh ambisi.
Akankah Pesut Etam berhasil mengakhiri musim dengan mengangkat trofi juara?
Baca Juga: Sejumlah Fakta Pertandingan Persib Bandung vs Arema FC, No. 4 Jadi Kenyataan yang Paling Disesali
Satu yang pasti, BRI Super League 2025/26 kini telah berubah menjadi duel terbuka yang akan ditentukan hingga tetes keringat terakhir di pekan ke-34.(tif)
Editor : Latiful Habibi