JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Persija Jakarta menunjukkan kelasnya sebagai pemantang juara musim ini setelah menghancurkan Persis Solo dengan skor mencolok 4-0 pada Senin malam (27/04/2026).
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Macan Kemayoran tampil dominan sejak peluit pertama dibunyikan.
Meski sempat kesulitan memecah kebuntuan di babak pertama.
Ringkasan Pertandingan: Pesta Gol di Babak Kedua
Babak pertama berjalan cukup alot. Persija sebenarnya sempat mencetak gol di menit ke-29 melalui Fabio, namun dianulir oleh VAR.
Baca Juga: Jadwal Pekan ke-30 BRI Super League 2025-26: Persaingan Gelar dan Zona Degradasi Memanas!
Skor kacamata bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persija meningkat tajam.
Keran gol akhirnya terbuka pada menit ke-52 melalui aksi Allano. Gol ini meruntuhkan mental pertahanan Laskar Sambernyawa.
Hanya berselang sebelas menit, pemain pengganti Jean Mota menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Pesta gol berlanjut di sepuluh menit terakhir. Ricardo P. mencetak gol ketiga di menit ke-80, dan Gustavo menutup kemenangan manis ini dengan gol di masa injury time (90+1’).
Statistik Pertandingan
Persija benar-benar memegang kendali permainan dengan statistik yang sangat kontras:
Penguasaan Bola: Persija 66% - 34% Persis Solo
Total Tembakan: Persija 18 - 3 Persis Solo
Tembakan Tepat Sasaran: Persija 12 - 2 Persis Solo
Tendangan Sudut: Persija 12 - 4 Persis Solo
Analisis & Peluang: Perebutan Takhta vs Perjuangan Bertahan
1. Peluang Persija Jakarta Menjadi Juara
Berdasarkan klasemen terbaru, Persija kini berada di posisi ke-3 dengan koleksi 62 poin dari 30 pertandingan.
Baca Juga: Hasil Babak Pertama Persija vs Persis Solo: VAR Batalkan Keunggulan Macan Kemayoran
Kekuatan: Persija memiliki selisih gol yang sangat sehat (+30), tertinggi ketiga di liga.
Performa lini depan mereka sedang tajam-tajamnya, terbukti dari kemenangan 4-0 ini.
Tantangan: Persija masih tertinggal 4 poin (belum termasuk pertandingan pekan ke-30) dari Persib Bandung dan Borneo FC yang berada di posisi 1 dan 2.
Dengan sisa 4 pertandingan, Persija wajib menyapu bersih kemenangan sambil berharap kedua rival di atasnya terpeleset.
Baca Juga: Persija Jakarta Menuju Tangga Juara: Mampukah Macan Kemayoran Sapu Bersih 6 Laga Sisa?
Karena itu peluang bagi Persija merengkuh juara sebenarnya kian sulit, kecuali bersaing mengamankan slot di kompetisi Asia.
2. Peluang Persis Solo Lepas dari Zona Degradasi
Kekalahan telak ini menempatkan Persis Solo dalam posisi yang sangat rawan.
Saat ini mereka duduk di peringkat 15 dengan 27 poin dari 30 laga.
Kondisi Kritis: Persis hanya unggul tipis dari Madura United (posisi 16) yang memiliki poin sama namun masih menyimpan satu tabungan pertandingan.
Baca Juga: Menakar Peluang Juara di Tengah Jadwal Krusial, Mampukah Persib Bandung Angkat Tropi Juara Lagi?
Dengan selisih gol -20, pertahanan Persis menjadi masalah utama yang harus segera dibenahi.
Skenario Bertahan: Laskar Sambernyawa harus memenangkan setidaknya 2 atau 3 laga dari 4 pertandingan sisa untuk memastikan diri tetap di Liga 1.
Jika mereka terus bermain pasif seperti saat melawan Persija (hanya melepas 3 tembakan), risiko turun kasta ke Liga 2 sangat nyata.
Kesimpulan: Persija Jakarta sedang dalam mode "pemburu" gelar yang sangat berbahaya.
Sementara Persis Solo harus segera bangkit dari keterpurukan jika tidak ingin terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (tif)
Editor : Latiful Habibi