JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Persaingan memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak atau Golden Boot di BRI Super League musim 2025/2026 semakin memanas memasuki pekan ke-31.
Bomber haus gol Malut United, David da Silva, saat ini masih berada di posisi terdepan untuk menyabet gelar bergengsi tersebut.
Daftar Top Skor Sementara (Update: 1 Mei 2026)
Berikut adalah lima besar pemain paling produktif hingga awal Mei 2026:
|
No |
Nama Pemain |
Klub |
Jumlah Gol |
Assist |
|---|---|---|---|---|
|
1 |
David da Silva |
Malut United |
19 |
5 |
|
2 |
Alex Martins |
Dewa United |
16 |
3 |
|
3 |
Mariano Peralta |
Borneo FC |
15 |
11 |
|
4 |
Maxwell |
Persija Jakarta |
14 |
3 |
|
5 |
Dalberto |
Arema FC |
14 |
4 |
Baca Juga: Jadwal BRI Super League Pekan 31: Pekan Menentukan Siapa Layak Juara dan Terdegradasi
Analisis Peluang Juara Top Skor
1. David da Silva (Malut United)
Pemain asal Brasil ini membuktikan bahwa usia hanyalah angka.
Setelah mencetak dua gol tambahan ke gawang PSBS Biak pada akhir April lalu, koleksinya kini mencapai 19 gol.
Peluang: Sangat Besar. Dengan selisih 3 gol dari pesaing terdekat, konsistensi DDS di depan gawang menjadikannya favorit utama.
Jadwal sisa Malut United melawan tim-tim papan tengah memberikan ruang bagi DDS untuk terus menambah pundi-pundi golnya.
2. Alex Martins (Dewa United)
Alex tetap menjadi tumpuan utama Dewa United. Ketajamannya dalam penempatan posisi dan penyelesaian akhir membuatnya selalu mengancam.
Baca Juga: Prediksi Skor & Analisa Pertandingan Persebaya Surabaya vs PSBS Biak: Waktunya Mengulang Pesta!
Peluang: Sedang. Alex butuh setidaknya dua laga dengan brace (dua gol) untuk menyalip DDS, sembari berharap rivalnya tersebut absen mencetak gol di sisa musim.
3. Mariano Peralta (Borneo FC)
Peralta adalah pemain yang paling komplet di daftar ini. Selain mengemas 15 gol, ia juga memimpin daftar assist dengan 11 kali umpan kunci.
Peluang: Menantang. Meskipun selisih 4 gol dari posisi puncak, fokus Peralta yang sering berperan sebagai pelayan tim bisa sedikit menghambat produktivitas gol pribadinya.
Namun, jika ia diberikan peran lebih sebagai finisher di laga sisa, kejutan bisa saja terjadi.
4. Maxwell (Persija) & Dalberto (Arema FC)
Kedua pemain ini mengoleksi 14 gol. Maxwell sempat memimpin di pertengahan musim.
Namun grafis performanya sedikit melandai dalam tiga pekan terakhir.
Peluang: Kecil. Butuh performa luar biasa di sisa pertandingan (minimal 5-6 gol tambahan) untuk bisa bersaing memperebutkan gelar Sepatu Emas tahun ini.
Hingga saat ini, David da Silva masih memegang kendali penuh dalam perlombaan top skor.
Jika ia mampu mempertahankan rasio golnya hingga laga terakhir pada 23 Mei 2026 mendatang, gelar top skor BRI Super League 2025/2026 kemungkinan besar akan jatuh ke tangannya.
Sebagai catatan, seluruh statistik di atas berdasarkan hasil pertandingan resmi hingga 30 April 2026.
Perubahan posisi masih sangat mungkin terjadi mengingat beberapa klub masih menyisakan 4 pertandingan krusial.
Lalu, bagaimana dengan pemain lokal, mengingat semua pemain yang berpotensi mendulang top skor adalah pemain asing.
Hingga pekan ke-30, Ezra Wallian masih menjadi pemain lokal tersubur di BRI Super League musim ini.
Namun, jumlah golnya sangat jauh jika dibandingkan dengan top skor keseluruhan.
Baca Juga: Persebaya Party di Bali, Permalukan Arema FC 0-4 Dalam Derby Jatim
Bersama Persik Kediri, Ezra hanya mampu mengoleksi 6 gol dan 9 assist.
Jumlah gol yang sama dengan penyerang Persija Jakarta Eksel Runtukahu namun kalah jumlah assist.
Di bawah mereka ada Yakob Sayuri (Malut United) 5 gol, Irfan Jaya (Bali United), Ricky Kambuaya (Dewa United), Thom Haye (Persib), Hokky Caraka (Persita), Spasojevic & Dendi Sulistyawan (Bhayangkara FC) serta Komang Teguh (Borneo FC) yang sama-sama mengoleksi 4 gol hingga pekan ini. (tif)
Editor : Latiful Habibi