Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kalkulasi Sederhana PSS Sleman Saat Menjamu PSIS Semarang: Menang Berarti Promosi!

Latiful Habibi • Jumat, 1 Mei 2026 | 22:31 WIB
BERI DUKUNGAN: Supporter PSS Sleman atau yang dikenal Brigata Curva Sud memberikan semangat kepada timnya saat latihan. (IG @pssleman)
BERI DUKUNGAN: Supporter PSS Sleman atau yang dikenal Brigata Curva Sud memberikan semangat kepada timnya saat latihan. (IG @pssleman)

SLEMAN, Jawa Pos Radar Madiun – Stadion Maguwoharjo bersiap menjadi saksi sejarah bagi PSS Sleman.

Laga pekan ke-27 Pegadaian Championship 2025/26 melawan PSIS Semarang, Minggu (3/5), menjadi rintangan terakhir.

Sekaligus penentu bagi skuad Super Elang Jawa untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Nasib di Tangan Sendiri

Saat ini, PSS Sleman menguasai puncak klasemen sementara Grup 2 (Grup Timur) dengan koleksi 53 poin.

Namun, posisi mereka jauh dari kata aman karena Persipura Jayapura membuntuti di peringkat kedua dengan raihan poin yang sama persis.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Pekan 27 Pegadaian Championship 2025-26: Berebut Tiket Promosi Di Ujung Waktu Kompetisi

Kalkulasinya sederhana: Menang berarti promosi. Hasil selain kemenangan akan membuat nasib PSS bergantung pada hasil pertandingan tim lain.

Kondisi inilah yang membuat pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, menuntut fokus total dari anak asuhnya.

“Yang pasti, kita harus bermain all out sejak awal pertandingan. Tidak boleh ada pemain yang bermain setengah hati atau sekadar berjalan di lapangan. Semua harus aktif terlibat,” tegas Ansyari.

Waspadai Mentalitas "Enjoy" PSIS Semarang

​Kontras dengan PSS yang berada di bawah tekanan besar, PSIS Semarang datang ke Sleman dengan beban yang jauh lebih ringan.

Baca Juga: Update Pegadaian Championship: Klub Milik Presiden Prabowo Bakal Promosi Ke Super League Jika Menang Di Laga Terakhir

Laskar Mahesa Jenar sudah memastikan diri aman bertahan di kompetisi kasta kedua musim depan.

Sehingga mereka diprediksi akan bermain lepas tanpa beban.

Ansyari justru melihat kondisi lawan yang tampil nothing to lose sebagai ancaman serius.

Baginya, tim yang bermain tanpa beban seringkali justru lebih berbahaya secara kolektif.

“PSIS menunjukkan kualitas yang cukup baik saat menghadapi Kendal Tornado FC kemarin. Mereka berani membangun serangan dari berbagai lini dan punya penyerang tajam. Kami harus menekan mereka sejak menit awal untuk mengontrol jalannya laga,” tambahnya.

Baca Juga: Hasil Pegadaian Championship: PSS Sleman Gagal Menang Lawan 10 Pemain Persiba Balikpapan

Strategi Tekanan Tinggi

Menghadapi tim tamu yang memiliki organisasi permainan rapi, Ansyari Lubis telah menyiapkan skema high pressing.

Mencetak gol cepat di babak pertama menjadi target utama agar mentalitas pemain PSS tetap terjaga di hadapan pendukung sendiri.

Fakta Menarik Jelang Laga:

Target PSS: Kemenangan mutlak untuk mengunci tiket promosi langsung.

Status Rival: Persipura Jayapura menempel ketat dengan poin yang sama (53).

Kondisi PSIS: Tampil tanpa beban setelah dipastikan aman dari zona degradasi.

Baca Juga: Peta Persaingan Grup B Pegadaian Championship 2026: PSS Sleman di Ambang Juara!

​"PSIS punya kualitas, tapi kita juga punya kualitas yang sama. Jadi saya kira siapa yang bisa bermain lebih baik akan meraih kemenangan di pertandingan nanti," pungkas pelatih asal Tebingtinggi tersebut.

Akankah gemuruh Maguwoharjo menjadi saksi kepastian PSS Sleman naik kasta.

Ataukah PSIS Semarang yang akan menjadi batu sandungan bagi mimpi publik Sleman? Semua akan terjawab pada Minggu sore. (tif)

Editor : Latiful Habibi
#pekan ke-27 #promosi Liga 1 #PSIS Semarang #Pegadaian Championship #PSS Sleman