Jawa Pos Radar Madiun - Awalnya ia datang tanpa banyak sorotan, namun perlahan namanya mulai sering disebut.
Di tengah tekanan kompetisi yang semakin ketat, satu sosok justru muncul sebagai jawaban atas kebutuhan stabilitas di lini belakang Persija.
Perjalanan itu tidak instan, tetapi konsistensi membuatnya kini dipercaya sebagai bagian penting tim.
Peran Kunci di Lini Pertahanan
Sejak bergabung pada paruh kedua musim BRI Super League 2025/26, Paulo Ricardo menunjukkan perkembangan signifikan bersama Persija Jakarta.
Pelatih Mauricio Souza mulai memberikan kepercayaan lebih dengan menempatkannya sebagai starter dalam beberapa laga penting.
Keputusan tersebut terbukti tidak keliru.
Dalam lima pertandingan terakhir, Paulo tampil konsisten mengisi lini belakang dan membantu menjaga keseimbangan permainan tim.
Baca Juga: Jadwal Bola Hari Ini 2 Mei: Ada Persebaya vs PSBS Biak dan Arsenal vs Fulham
Catatan Pertandingan yang Menonjol
Berikut rangkaian hasil pertandingan saat Paulo tampil reguler:
- Vs Bhayangkara Presisi Lampung FC: kalah 2-3
- Vs Persebaya Surabaya: menang 3-0
- Vs PSBS Biak: menang 1-0
- Vs PSIM Yogyakarta: imbang 1-1
- Vs Persis Solo: menang 4-0
Meski sempat kebobolan tiga gol saat menghadapi Bhayangkara dalam kondisi tim bermain dengan jumlah pemain yang berkurang, empat laga berikutnya menunjukkan peningkatan signifikan.
Tiga pertandingan berhasil dilalui tanpa kebobolan, sementara satu laga hanya kemasukan satu gol.
Tak hanya bertahan, Paulo juga berkontribusi di lini serang dengan mencetak satu gol saat menghadapi Persis.
Baca Juga: Hasil Thomas Cup 2026 Perempat Final Tadi Malam: Prancis Bantai Jepang, Denmark Bungkam Thailand
Konsistensi Tanpa Euforia
“Harapan saya adalah memberikan yang terbaik di lapangan. Kini saya bisa melakukannya dan berkontribusi membantu tim terus berkembang,” kata Paulo.
Performa positif ini memang layak diapresiasi, tetapi pemain berusia 31 tahun tersebut memilih tetap rendah hati. Ia menyadari bahwa pencapaiannya saat ini belum sempurna.
Alih-alih larut dalam pujian, Paulo justru fokus pada evaluasi diri. Ia melihat masih ada kekurangan yang perlu diperbaiki agar bisa tampil lebih maksimal di laga-laga berikutnya.
Fokus Menatap Akhir Musim
Dengan empat pertandingan tersisa, fokus utama Paulo adalah menjaga konsistensi dan memperkuat chemistry antar pemain. Ia menekankan pentingnya kerja sama tim sebagai kunci utama keberhasilan.
“Saya pikir kami harus terus bekerja seperti yang kami lakukan, saling percaya, mengetahui karakteristik rekan satu tim, dan selalu bermain sebagai tim yang ingin menang,” kata Paulo.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa kekuatan tim tidak hanya berasal dari individu, tetapi dari kolektivitas yang solid.
Jika tren positif ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Persija akan menutup musim dengan catatan yang lebih impresif. (naz)
Editor : Mizan Ahsani