SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – Kepastian pahit akhirnya harus diterima oleh PSBS Biak.
Tim berjuluk Badai Pasifik tersebut resmi dinyatakan terdegradasi dari BRI Super League musim ini setelah dihajar tanpa ampun oleh Persebaya Surabaya dengan skor telak 4-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026).
Meskipun kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan lagi, poin yang dikumpulkan PSBS Biak sudah tidak mungkin lagi mengejar zona aman.
Kekalahan beruntun yang diderita dalam beberapa pekan terakhir menjadi faktor utama kegagalan mereka bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Setelah sempat menahan imbang tuan rumah tanpa gol di babak pertama, pertahanan PSBS Biak runtuh di paruh kedua.
Baca Juga: Persebaya Menggila Di Babak Kedua, Benamkan PSBS Biak dengan Skor Telak 4-0!
Persebaya mengamuk melalui dua gol dari Raickovic M. (53', 66') dan dua gol tambahan dari Rivera F. (75', 81').
Statistik menunjukkan dominasi mutlak Persebaya dengan 66% penguasaan bola dan 18 tembakan tepat sasaran.
Sebaliknya, PSBS Biak yang hanya mampu mencatatkan 5 tembakan ke gawang tidak berdaya meredam agresivitas anak asuh Bernardo Tavares.
Kondisi Klasemen: Terpaku di Dasar Jurang
Kekalahan ini membuat posisi PSBS Biak semakin terbenam di dasar klasemen (peringkat 18).
Hingga pekan ke-31, mereka hanya mampu mengoleksi 18 poin dari hasil 4 kemenangan, 6 imbang, dan 21 kali kalah.
Baca Juga: Jadwal BRI Super League Pekan 31: Pekan Menentukan Siapa Layak Juara dan Terdegradasi
Dengan selisih poin yang mencapai 13 angka dari Madura United di posisi ke-15 (batas aman), secara matematis PSBS Biak dipastikan akan bermain di Pegadaian Championship (Liga 2) musim depan.
Statistik Penentu Nasib PSBS Biak:
Poin Saat Ini: 18 Poin
Sisa Pertandingan: 3 Laga (Maksimal 9 poin)
Selisih Poin Zona Aman: 11-13 Poin (Tidak terkejar)
Defisit Gol: -49 (Terburuk di liga)
Analisa: Tren Buruk yang Tak Terbendung
Penurunan performa PSBS Biak terlihat sangat kontras jika melihat rekam jejak pertandingan mereka.
Sebelum kalah dari Persebaya, Badai Pasifik sempat dibantai Malut United 0-7 dan kalah telak 1-6 dari Bali United serta 1-5 dari Borneo FC.
Rapuhnya lini pertahanan yang telah kebobolan 78 gol musim ini menjadi "lubang menganga" yang gagal ditutup hingga akhir musim.
Kini, manajemen PSBS Biak harus mulai berbenah untuk menyongsong kompetisi di Liga 2 musim depan.
Sembari menyelesaikan tiga laga sisa musim ini sebagai bentuk profesionalisme kepada para penggemar setia mereka di tanah Papua. (tif)
Editor : Latiful Habibi