Jawa Pos Radar Madiun - Derbi Jawa Timur kembali panas.
Persik Kediri tampil garang di kandang.
Arema FC dibuat tak berkutik.
Skor akhir 3-2. Tipis. Tapi terasa jauh.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin.
Ini pernyataan.
Babak Pertama: Persik Menggila, Gomez Jadi Momok
Persik tidak menunggu lama.
Menit ke-7, Ernesto Gomez langsung menghajar.
Sepakan kerasnya tak mampu dihentikan Lucas Frigeri.
Gol cepat itu mengubah arah laga.
Arema belum sempat bangkit, malah kembali terpukul.
Menit ke-27, Bayu Otto mencuri bola.
Umpannya matang. Telmo Castanheira menuntaskan tanpa ragu.
2-0.
Belum selesai.
Menit ke-43, Gomez kembali beraksi.
Aksi individu, lewati bek, lalu tembak.
3-0.
Babak pertama milik Persik sepenuhnya.
Babak Kedua: Arema Bangkit, Tapi Terlambat
Masuk babak kedua, Arema mencoba berubah.
Pergantian pemain dilakukan. Tempo dinaikkan.
Namun pertahanan Persik terlalu rapat.
Hamra Hehanussa dan lini belakang disiplin.
Serangan Arkhan Fikri dkk mentok.
Hingga menit ke-85.
Dalberto mencetak gol.
Harapan muncul.
Lalu di injury time (90+7’), Walisson menambah satu lagi.
3-2.
Tapi waktu tidak cukup.
Peluit panjang terdengar.
Persik Naik, Arema Terus Tertekan
Hasil ini berdampak besar.
Persik naik ke posisi lebih aman di klasemen—peringkat ke-13.
Sementara Arema?
Tren buruk berlanjut.
Sebelumnya kalah 0-4 dari Persebaya.
Kini tumbang lagi di Derbi Jatim.
Singo Edan seperti kehilangan taring.
Susunan Pemain
Persik Kediri:
Leo Navacchio; Hamra Hehanussa, I Gusti Made Rendy Sanjaya, Rezaldi Hehanussa, Muhammad Firli; Ady Eko Jayanto, Krisna Bayu Otto, Telmo Castanheira; Adrian Luna, Ernesto Gomez, Jose Enrique Rodriguez.
Arema FC:
Lucas Frigeri; Rio Fahmi, Leo Guntara, Anwar Rifai, Walisson Maia; Arkhan Fikri, Gustavo Franca, Matheus Blade; Betinho, Dalberto, Gabriel Silva.
Editor : Ockta Prana Lagawira