Jawa Pos Radar Madiun - Serie A kini tercatat sebagai liga dengan rata-rata gol terendah di Eropa musim 2025/26.
Data Kickest menunjukkan kompetisi ini hanya menghasilkan 2,43 gol per pertandingan sepanjang musim ini.
Statistik minim gol tersebut membuat Serie A menempati urutan terakhir dari total 20 kompetisi Eropa. Bahkan dari Serie B yang notabene kasta kedua di Italia.
Baca Juga: Statistik Bicara, Striker Juventus Vlahovic Sejajar dengan Eksekutor Tendangan Bebas Terbaik
Tertinggal dari Liga Lain
Sebagai perbandingan:
Liga Champions: 3,51 gol per laga
Bundesliga: 3,20 gol
Premier League: 2,73 gol
Serie B: 2,55 gol
Perbedaan ini menegaskan rendahnya produktivitas gol di Serie A musim ini.
Problem yang Bukan karena Alasan Kuat Bertahan
Masalah Serie A bukan hanya soal pertahanan solid. Pasalnya, sebanyak 54 persen pertandingan berakhir dengan minimal satu tim gagal mencetak gol.
Angka ini menjadi yang tertinggi sejak format 20 tim diterapkan pada musim 2004/2005, sekaligus menandakan penurunan kualitas di lini serang.
Efeknya Terasa di Kompetisi Eropa
Klub-klub Italia memang tampil cukup disiplin dalam bertahan. Inter Milan dan Fiorentina tercatat hanya kebobolan lima gol dalam dua leg pertandingan Eropa musim ini.
Baca Juga: Matteo Ligato, Penyerang Juventus U13 Berdarah Ternate yang Mulai Bersinar, Prospek Diaspora?
Namun, masalah muncul di lini depan. Minimnya gol membuat performa tim Italia kurang maksimal saat bersaing di level internasional.
Arah Serie A Dipertanyakan
Rendahnya jumlah gol ini memunculkan kritik terhadap gaya bermain di Serie A yang dinilai terlalu defensif
Tren ini berpotensi menurunkan daya tarik liga, terutama di tengah persaingan dengan kompetisi Eropa lain yang lebih atraktif dan produktif.
Editor : Andi Chorniawan