Jawa Pos Radar Madiun – Masa depan David De Gea menjadi pembicaraan menjelang bursa transfer musim panas 2026.
Kiper veteran asal Spanyol itu dikabarkan siap bertahan di Fiorentina, tetapi memiliki satu pengecualian besar untuk Juventus.
Menurut laporan media Italia, De Gea hanya akan mempertimbangkan hengkang dari Fiorentina apabila Bianconeri benar-benar datang dengan tawaran konkret.
Kabar ini langsung memanaskan rumor transfer Juventus yang memang sedang mencari sosok penjaga gawang baru untuk musim depan.
Baca Juga: Juventus Panggil Pulang Giovanni Daffara, Kiper Muda yang Gemilang Jaga Gawang Avellino
Karier De Gea Bangkit di Fiorentina
Setelah meninggalkan Manchester United pada 2023, banyak pihak sempat mengira David De Gea akan pensiun lebih cepat.
Maklum, sang kiper sempat menganggur sepanjang musim 2023/24 tanpa klub.
Namun keputusan mengejutkan datang ketika ia menerima pinangan Fiorentina pada Agustus 2024.
Langkah tersebut ternyata menjadi titik kebangkitan kariernya.
Di tengah performa Fiorentina yang naik turun musim ini, De Gea justru tampil sebagai salah satu pemain paling konsisten di Artemio Franchi.
Penampilannya membuat manajemen klub memperpanjang kontraknya hingga Juni 2028 dengan opsi tambahan satu musim.
Juventus Jadi Satu-Satunya Godaan
Meski baru saja memperpanjang kontrak, masa depan De Gea ternyata belum sepenuhnya aman.
Baca Juga: Matteo Ligato, Penyerang Juventus U13 Berdarah Ternate yang Mulai Bersinar, Prospek Diaspora?
Laporan dari Italia menyebut sang pemain bersama agennya akan menggelar pertemuan dengan manajemen Fiorentina untuk membahas langkah selanjutnya.
Namun ada satu hal yang menarik perhatian. De Gea disebut hanya bersedia meninggalkan Fiorentina jika Juventus datang membawa proposal resmi.
Hal itu membuat Juventus kini menjadi faktor utama dalam keputusan masa depan mantan kiper Atletico Madrid tersebut.
Juventus Mulai Ragu dengan Di Gregorio
Rumor ketertarikan Juventus terhadap kiper baru bukan tanpa alasan.
Michele Di Gregorio memang sempat menunjukkan peningkatan performa setelah kembali menjadi starter.
Namun penampilannya saat Juventus ditahan Hellas Verona 1-1 kembali menuai kritik.
Kiper Italia itu dianggap gagal mengantisipasi gol Verona setelah kebobolan lewat tembakan yang sebenarnya tidak terlalu keras di area tiang dekat.
Baca Juga: Statistik Bicara, Striker Juventus Vlahovic Sejajar dengan Eksekutor Tendangan Bebas Terbaik
Kesalahan tersebut disebut membuat manajemen Juventus kembali mempertimbangkan opsi mendatangkan penjaga gawang baru.
Alisson Tetap Prioritas Utama
Saat ini, nama Alisson Becker masih menjadi target utama Juventus.
Luciano Spalletti disebut sangat menginginkan kiper Liverpool tersebut karena pernah bekerja sama dengannya saat di AS Roma musim 2016/17.
Namun transfer Alisson dipastikan tidak mudah. Liverpool masih menganggap kiper Brasil itu sebagai bagian penting skuad, terlebih kontraknya masih tersisa satu tahun lagi.
Situasi tersebut membuat Juventus mulai menyiapkan opsi alternatif, dan nama David De Gea menjadi salah satu kandidat terkuat.
De Gea Bisa Jadi Solusi Instan Juventus
Jika gagal mendapatkan Alisson, peluang Juventus merekrut De Gea diprediksi akan meningkat drastis.
Pengalaman panjang di level elite Eropa menjadi nilai tambah besar bagi kiper berusia 35 tahun tersebut.
Selama membela Manchester United, De Gea dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dunia dengan refleks luar biasa dan kemampuan penyelamatan satu lawan satu yang sangat kuat.
Editor : Andi Chorniawan