Jawa Pos Radar Madiun - Kompetisi bola basket paling bergengsi di dunia kembali menyajikan laga panas pada putaran kedua babak gugur.
Oklahoma City Thunder sukses mengamankan kemenangan berharga pada pertandingan pembuka Semifinal Wilayah Barat melawan Los Angeles Lakers.
Bermain di kandang sendiri, skuad Thunder berhasil melibas tamunya dengan skor akhir yang cukup meyakinkan yakni 108 berbanding 90.
Kemenangan krusial pada Rabu, 6 Mei 2026 ini sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun Thunder di babak gugur menjadi enam laga sejak musim lalu.
Baca Juga: Timnas Indonesia U17 Sukses Tekuk Cina 1-0 di Laga Perdana Piala Asia
Berikut adalah rangkuman jalannya pertandingan serta fakta menarik dari pertemuan antara pemain muda berbakat melawan tim sarat pengalaman ini:
Dominasi Chet Holmgren di Bawah Ring
Bintang muda Thunder, Chet Holmgren, tampil sangat memukau dengan mencetak pencapaian luar biasa berupa dua puluh empat poin dan dua belas pantulan bola.
Pemain bertubuh jangkung ini juga sukses mencatatkan tiga blokan krusial yang membuat barisan penyerang Lakers merasa frustrasi di area pertahanan Thunder.
Perjuangan Keras LeBron James di Usia Senja
Di kubu tim tamu, bintang veteran LeBron James yang kini menginjak tahun kedua puluh tiganya di liga masih menjadi tulang punggung utama tim.
Meski berjuang keras dengan mencetak angka tertinggi sebanyak dua puluh tujuh poin, usahanya belum cukup untuk membawa timnya meraih kemenangan tandang.
Absennya Luka Doncic Menjadi Pukulan Telak
Lakers harus melakoni laga berat ini tanpa kehadiran pencetak skor utama mereka yakni Luka Doncic yang masih berkutat dengan cedera otot paha belakang.
Absennya pemain yang mencatatkan rata-rata tiga puluh tiga setengah poin pada musim reguler ini sangat terasa berdampak pada tumpulnya daya serang Lakers.
Kendali Permainan Sejak Paruh Waktu
Meski sempat memimpin pertandingan di beberapa menit awal kuarter pertama, Lakers perlahan mulai kehilangan kendali permainan seiring berjalannya waktu.
Tim tamu akhirnya harus rela tertinggal di akhir paruh waktu pertama dengan skor 61 berbanding 53 untuk keunggulan Thunder.
Memasuki kuarter ketiga dan keempat, Thunder semakin leluasa melebarkan jarak keunggulan hingga sempat memimpin sejauh dua puluh satu poin atas lawannya.
Pertahanan Solid dan Akurasi Tembakan Jarak Jauh
Kemenangan Thunder pada malam ini juga sangat didukung oleh akurasi tembakan tiga angka yang luar biasa tajam.
Mereka sukses mencatatkan persentase keberhasilan tembakan tiga angka mencapai empat puluh tiga persen, jauh berbanding terbalik dengan Lakers yang hanya mencatat tiga puluh tiga persen.
Tim tuan rumah juga tampil mendominasi di area bawah jaring dengan mengumpulkan pantulan bola di udara sebanyak empat puluh empat berbanding empat puluh milik Lakers.
Rasa Hormat dari Pelatih Lawan
Pelatih kepala Lakers, JJ Redick, tidak segan memberikan pujian setinggi langit kepada skuad Thunder sebelum pertandingan penentuan ini bergulir.
Redick secara terbuka mengakui bahwa Thunder saat ini adalah salah satu tim terbaik dalam sejarah dan anak asuhnya menyadari betul tantangan besar yang harus mereka hadapi.
Baca Juga: Hasil Game 7 NBA Playoff, Pistons dan Cavaliers Lolos ke Semifinal Wilayah Timur
Kemenangan di laga perdana ini tentu menjadi langkah awal yang sangat positif bagi Thunder dalam upaya mempertahankan gelar juara yang mereka raih musim lalu.
Sementara itu, Lakers harus segera memutar otak mencari taktik dan strategi baru agar bisa mencuri kemenangan pada pertandingan kedua nanti sembari menanti kembalinya sang bintang utama. (*)
*Sayiddil Akbar, Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura