
JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Polemik mengenai penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) sebagai lokasi pertandingan "El Clasico Indonesia" antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung masih berlanjut.
Meski PSSI telah memberikan lampu hijau, kepastian izin dari pihak pengelola kawasan rupanya belum turun.
Pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menegaskan bahwa mereka masih menunggu hasil koordinasi dari berbagai pemangku kepentingan terkait sebelum memberikan izin resmi untuk laga yang dijadwalkan pada 10 Mei mendatang tersebut.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Pekan 32: Menanti Duel Panas El Clasico Persija vs Persib!
Bantahan Larangan Penggunaan Stadion
Dilansir dari harian Jawa Pos, Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif Kusumo, angkat bicara guna meluruskan rumor yang beredar.
Ia menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan larangan resmi bagi Persija Jakarta untuk menjamu rival abadinya di SUGBK.
"Gelora Bung Karno pada prinsipnya terbuka untuk penyelenggaraan pertandingan sepak bola, termasuk kegiatan berskala besar lainnya," ujar Rakhmadi.
Menunggu Koordinasi Gubernur dan Kepolisian
Meski terbuka untuk umum, Rakhmadi menjelaskan bahwa operasional stadion untuk pertandingan dengan risiko tinggi memerlukan izin berlapis.
Baca Juga: Jadwal Tiga Laga Sisa Persib dan Borneo FC di Super League: Pertandingan Krusial Menuju Gelar Juara
Saat ini, PPKGBK masih menunggu arahan dan hasil koordinasi dengan:
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo.
Pihak Kepolisian (Polda Metro Jaya).
Pihak-pihak terkait lainnya yang bertanggung jawab atas keamanan.
"Hasil koordinasi tersebut menjadi rujukan penting untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan pertandingan, baik dari sisi pengamanan, operasional kawasan, maupun kenyamanan publik," tegasnya lagi.
Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan
Saat ini, pihak pengelola terus melakukan perbaikan di berbagai aspek fasilitas stadion untuk memastikan laga dapat berjalan dengan standar terbaik.
Fokus utama mereka adalah menciptakan lingkungan yang aman bukan hanya bagi pemain, tetapi juga bagi penonton, suporter, dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Senayan.
Pihak PPKGBK berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi konstruktif dengan seluruh pihak agar pertandingan bergengsi ini dapat terselenggara dengan tertib dan nyaman.
Baca Juga: Bungkam Persita 2-0, Borneo FC Tempel Ketat Persib Bandung di Puncak Klasemen!
Dengan demikian, status resmi apakah laga klasik ini akan tetap digelar di SUGBK masih bergantung pada keputusan hasil rapat koordinasi dalam waktu dekat. (tif)
Editor : Latiful Habibi