Jawa Pos Radar Madiun - Toyota Thailand Open 2026 kembali masuk kalender penting bulu tangkis dunia.
Turnamen level BWF World Tour Super 500 itu dijadwalkan berlangsung pada 12-17 Mei 2026 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.
Ajang ini menjadi salah satu turnamen besar pertama setelah berakhirnya Thomas Cup dan Uber Cup 2026.
Karena itu, Thailand Open diprediksi menghadirkan persaingan ketat dari para pebulu tangkis elite dunia yang mulai kembali fokus ke turnamen individu.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai 500 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp8,7 miliar. Selain perebutan gelar, turnamen ini juga penting dalam pengumpulan poin ranking dunia BWF menuju rangkaian kompetisi pertengahan musim.
Thailand Open berstatus Super 500, satu level di bawah Super 750 dan Super 1000. Meski demikian, kualitas persaingan tetap tinggi karena banyak pemain top dunia memilih tampil demi menjaga posisi ranking dan konsistensi performa.
Indonesia menjadi salah satu negara yang menaruh perhatian besar pada turnamen ini. PBSI mengirim kombinasi pemain senior, pemain muda, hingga pasangan baru untuk mengukur kekuatan setelah Thomas dan Uber Cup.
Baca Juga: Thailand Open 2026: Indonesia Tidak Full Team, Ganda Campuran Jadi Andalan
Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting kembali menjadi sorotan. Pebulu tangkis andalan Indonesia itu dijadwalkan tampil bersama Mohammad Zaki Ubadillah, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Muhamad Yusuf.
Drawing Thailand Open 2026 juga memunculkan potensi duel menarik. Salah satunya kemungkinan pertemuan kembali Ginting dengan wakil Tiongkok, Shi Yu Qi, yang selama ini dikenal sebagai rival kuat di level internasional.
Persaingan sektor tunggal putra dipastikan berlangsung ketat karena sejumlah negara besar seperti Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, hingga Denmark juga menurunkan pemain unggulan mereka.
Sementara di sektor ganda putra, Indonesia melakukan sejumlah eksperimen pasangan. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kembali dipasangkan setelah sempat menjalani rotasi partner di beberapa turnamen sebelumnya.
Baca Juga: Drawing Thailand Open 2026: Ginting Jumpa Unggulan 1, Bagas/Putra Lawan Ganda India
PBSI juga menyiapkan duet baru M. Rian Ardianto/Rahmat Hidayat untuk menguji chemistry dan kemampuan bersaing di level Super 500. Selain itu, Muhammad Erwiansyah/Bagas Maulana serta Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi ikut memperkuat skuad Merah Putih.
Di sektor ganda putri, perhatian tertuju pada Apriyani Rahayu yang dipasangkan bersama Lanny Tria Mayasari. Kombinasi senior-junior itu diharapkan mampu memberi warna baru dalam regenerasi ganda putri Indonesia.
Namun fokus terbesar Indonesia terlihat di sektor ganda campuran. PBSI menurunkan hampir seluruh kekuatan terbaiknya untuk memburu hasil maksimal di Bangkok.
Jafar Hidayatullah/Felisha Pasaribu menjadi salah satu pasangan yang diproyeksikan tampil kompetitif. Selain itu ada Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta Dejan Ferdinansyah/Bernadine Wardana.
Indonesia juga membawa Verrel Yustin Mulia/Aisyah Pranata, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil, hingga Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.
Langkah PBSI menurunkan kekuatan penuh di sektor ganda campuran menunjukkan ambisi besar untuk mendulang poin ranking sekaligus memperkuat persaingan internal menuju turnamen-turnamen besar berikutnya.
Thailand Open selama ini dikenal sebagai salah satu turnamen yang kerap menghadirkan kejutan. Atmosfer cepat di Nimibutr Stadium sering membuat pertandingan berlangsung agresif dan menguntungkan pemain dengan tempo menyerang.
Bagi para pemain muda Indonesia, Thailand Open 2026 juga menjadi panggung penting untuk menunjukkan kapasitas di level elite BWF World Tour. Turnamen ini dapat menjadi tolok ukur kesiapan mereka menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat sepanjang musim 2026. (dce)
Editor : Dony Christiandi