Jawa Pos Radar Madiun - Marc Marquez datang ke MotoGP Le Mans, Prancis, dengan situasi yang jauh berbeda dibanding musim lalu.
Jika sebelumnya tampil dominan dalam perebutan gelar dunia, kini pembalap Ducati Lenovo itu justru masih berjuang menemukan konsistensi setelah awal musim yang sulit.
Menjelang seri Le Mans akhir pekan ini, Marquez mengaku masih melihat banyak tanda tanya yang bisa memengaruhi jalannya balapan.
Faktor cuaca menjadi salah satu hal yang paling diwaspadai rider asal Spanyol tersebut.
“Le Mans adalah sirkuit yang saya sukai dan tahun lalu saya juga tampil cepat di sana bersama Desmosedici GP,” kata Marquez.
“Akhir pekan ini akan dipenuhi banyak hal yang belum bisa diprediksi. Cuaca juga mungkin menghadirkan kejutan,” sambungnya.
Baca Juga: Mengenal Budapest, Kota Terindah di Eropa Tuan Rumah Final Liga Champions 2026 Arsenal vs PSG
Marc Marquez Masih Tertahan di Posisi Lima
Musim 2026 belum berjalan sesuai harapan bagi Marquez. Dari empat seri pembuka, ia belum sekali pun meraih podium grand prix dan kini tercecer di posisi kelima klasemen sementara MotoGP.
Rider Ducati itu tertinggal 44 poin dari Marco Bezzecchi yang tampil impresif bersama Aprilia.
Marquez bahkan selalu kehilangan poin dari Bezzecchi di setiap seri musim ini. Situasi terbaru terjadi di Jerez ketika ia berhasil memenangi Sprint Race, tetapi kemudian terjatuh saat balapan utama berlangsung.
Meski begitu, Marquez merasa Ducati menunjukkan perkembangan positif setelah sesi tes pasca balapan di Jerez.
“Di Jerez kami bekerja dengan baik. Selain insiden crash, kami tetap kompetitif dan pada sesi tes hari Senin kami juga membuat perkembangan yang cukup bagus,” lanjutnya.
Baca Juga: Marc Marquez Terseok di MotoGP 2026, Pundak Sang Juara Bertahan Pikul Tekanan Berat
Ducati Kehilangan Dominasi di Le Mans
Le Mans sebenarnya menjadi salah satu trek yang cukup bersahabat untuk Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Pabrikan Italia itu sempat mencatat lima kemenangan beruntun dengan lima pembalap berbeda.
Namun dominasi tersebut terhenti musim lalu ketika Johann Zarco memberi kemenangan emosional bagi LCR Honda di kandang sendiri dalam balapan yang diguyur hujan.
Kini Marquez mencoba memburu kemenangan pertamanya di MotoGP Prancis sejak 2019.
Prediksi cuaca untuk akhir pekan MotoGP Prancis juga membuat persaingan diperkirakan semakin sulit ditebak.
Potensi badai petir disebut bisa muncul pada Sabtu, sedangkan hujan ringan diprediksi turun saat balapan utama hari Minggu.
Kondisi itu membuat banyak tim harus menyiapkan berbagai strategi berbeda sejak sesi latihan hingga balapan. (naz)
Editor : Mizan Ahsani