YOGYAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kabar mengejutkan datang dari kontestan BRI Super League, PSBS Biak.
Menjelang laga krusial pekan ke-32 melawan Dewa United, tim berjuluk Badai Pasifik tersebut justru dihantam badai internal yang sangat hebat.
Seluruh jajaran pemain dikabarkan mengancam akan melakukan aksi mogok bertanding.
Kesepakatan Kolektif Pemain dan Staf
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi ini dipicu oleh belum dibayarkannya gaji para pemain selama empat bulan terakhir.
Ketidakjelasan hak finansial ini membuat para pemain telah melakukan pertemuan resmi dengan manajer tim serta staf pelatih.
Baca Juga: Jadwal BRI Liga 1 Pekan 32: Menanti Duel Panas El Clasico Persija vs Persib!
Dalam pertemuan tersebut, tercapai kesepakatan bahwa skuad tidak akan turun ke lapangan sebelum hak-hak mereka terpenuhi.
Aksi ini merupakan bentuk protes keras terhadap manajemen klub yang dinilai mengabaikan kesejahteraan pemain di tengah ketatnya kompetisi.
Pemain Asing Mulai Angkat Kaki
Dampak dari krisis ini tidak hanya berhenti pada ancaman mogok main.
Dilaporkan bahwa beberapa pemain asing PSBS Biak bahkan sudah memutuskan untuk meninggalkan tim dan kembali ke negara asalnya masing-masing.
Kepergian pilar asing ini dipastikan akan melemahkan kekuatan tim secara drastis, mengingat peran mereka yang cukup sentral selama musim berjalan.
Baca Juga: El Clasico BRI Super League Persija vs Persib Gagal Digelar di GBK, Pramono Anung Ungkap Kekecewaan
Laga Melawan Dewa United Terancam Batal
Jika manajemen tidak segera melunasi tunggakan dalam waktu dekat, laga PSBS Biak vs Dewa United yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5) terancam batal atau berakhir dengan kemenangan WO untuk tim tamu.
Bahkan, laga sisa PSBS Biak lainya yakni melawan Arema FC dan Bhayangkara FC juga terancam batal dan kedua tim dinyatakan menang WO jika persoalan internal PSBS Bial tidak segera diselesaikan.
Kondisi ini sangat disayangkan oleh banyak pihak, terutama para pecinta sepak bola nasional, karena masalah tunggakan gaji merupakan "penyakit lama" yang terus berulang di kancah sepak bola Indonesia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen PSBS Biak terkait langkah penyelesaian krisis finansial ini.
Baca Juga: Prediksi Skor Semen Padang vs Persik Kediri: Tuan Rumah Pasti Tidak Mau Kalah!
Poin-Poin Utama Krisis PSBS Biak:
Durasi Tunggakan: Gaji belum dibayar selama 4 bulan.
Aksi Protes: Pemain, manajer, dan pelatih sepakat melakukan mogok kerja.
Eksodus Pemain: Sejumlah pemain asing memilih pulang kampung.
Status Laga: Pertandingan pekan ke-32 melawan Dewa United terancam tidak terlaksana. (tif)
Editor : Latiful Habibi