Jawa Pos Radar Madiun - Kepala Tim Mercedes, Toto Wolff, memberikan apresiasi setinggi langit kepada Insinyur Balap senior, Pete "Bono" Bonnington.
Sosok yang dikenal sebagai tangan kanan Lewis Hamilton ini dinilai menjadi aktor intelektual di balik performa eksplosif pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, sepanjang musim Formula 1 2026.
Tangan dingin Bono terbukti sukses membawa Antonelli mencatatkan tiga kemenangan berturut-turut, sekaligus menempatkan pembalap asal Italia tersebut sebagai calon kuat juara dunia musim ini.
Mentor dari Para Legenda
Wolff mengungkapkan bahwa penugasan Bono untuk mendampingi Antonelli dalam dua musim terakhir adalah langkah strategis.
Pengalaman Bono bekerja bersama dua pembalap tersukses dalam sejarah, Michael Schumacher dan Lewis Hamilton, menjadi aset tak ternilai bagi perkembangan Antonelli.
"Bono belajar dari pembalap hebat, mulai dari (Michael) Schumacher sampai (Lewis) Hamilton, dan sekarang bersama Kimi. Dia mentor yang sangat bagus untuk Kimi," ujar Wolff, Sabtu (9/5).
Baca Juga: Suzuki Jual Mobil Irit Rp105 Jutaan, Muat Keluarga dan Cocok Buat Usaha
Transformasi Luar Biasa
Perjalanan Antonelli tidaklah selalu mulus. Setelah performa yang dianggap kurang impresif sepanjang musim 2025, banyak pihak yang meragukan kapasitas pembalap muda ini.
Namun, di bawah arahan ketat Bono, Antonelli berhasil bertransformasi menjadi pembalap yang sangat diperhitungkan.
Bono tidak hanya berperan sebagai pemberi instruksi teknis, tetapi juga penentu strategi balapan yang krusial.
Kematangan strategi ini membuat Antonelli yang baru berusia 19 tahun mampu tampil tenang di bawah tekanan tinggi.
Pecahkan Rekor Sejarah
Berkat sinergi apik di pit wall, Kimi Antonelli kini mencatatkan diri sebagai pembalap termuda sepanjang sejarah yang memuncaki daftar perebutan gelar juara dunia Formula 1.
Hingga seri ini, ia kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 100 poin.
Berikut adalah posisi klasemen sementara papan atas:
-
Kimi Antonelli (Mercedes): 100 Poin
-
George Russell (Mercedes): 80 Poin
Selisih 20 poin atas rekan setimnya yang lebih senior, George Russell, menunjukkan bahwa Antonelli telah melampaui ekspektasi banyak orang.
Pengalaman Bono dalam mengelola mental juara dunia kini menjadi kunci utama bagi Mercedes untuk kembali mendominasi grid F1 di musim 2026. (naz)
Editor : Mizan Ahsani