Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Drama Final Pegadaian Championship: PSS Sleman Gagal Juara, Brace Gustavo Tocantins Berakhir Tragis!

Latiful Habibi • Sabtu, 9 Mei 2026 | 22:16 WIB
PENUH DRAMA: Laga PSS Sleman vs Garudayaksa di final Pegadaian Championship berjalan penuh drama hingga harus ditentukan lewat adu penalti. (IG @garudayaksafc.official)
PENUH DRAMA: Laga PSS Sleman vs Garudayaksa di final Pegadaian Championship berjalan penuh drama hingga harus ditentukan lewat adu penalti. (IG @garudayaksafc.official)

SLEMAN, Jawa Pos Radar Madiun – Drama luar biasa tersaji dalam laga final Pegadaian Championship yang mempertemukan PSS Sleman melawan Garudayaksa.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Super Elang Jawa (Super Elja) harus menelan pil pahit setelah kalah dalam babak adu penalti yang menegangkan.

Pertandingan ini menjadi panggung emosional bagi penyerang andalan PSS, Gustavo Tocantins, yang sempat menjadi pahlawan namun berakhir dengan duka di penghujung laga.

Jalannya Pertandingan: Kebangkitan Luar Biasa PSS Sleman

​PSS Sleman sempat tertinggal lebih dulu dari tim tamu, Garudayaksa.

Tekanan sebagai tuan rumah nampak membebani skuad Super Elja di awal laga. Namun, mentalitas juang diperlihatkan oleh Gustavo Tocantins.

Baca Juga: Gustavo Tocantins Menggila! Brace Dramatis PSS Sleman dari Kekalahan Lawan Garudayaksa

​Memasuki babak kedua, Gustavo menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti.

Ia berhasil mencetak brace (dua gol) yang sangat krusial.

Gol keduanya yang dicetak di menit-menit akhir waktu normal berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2, sekaligus menyelamatkan PSS dari kekalahan langsung dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan hingga adu penalti.

Drama Adu Penalti: Pahlawan yang Berubah Menjadi Duka

Stadion sempat bergemuruh saat laga dipastikan berlanjut ke babak tos-tosan.

Harapan pendukung PSS Sleman melambung tinggi, mengingat momentum kebangkitan ada di pihak mereka.

Baca Juga: Jadwal & Prediksi Skor Indonesia U-17 vs Qatar U-17: Peluang Garuda Muda Kunci Tiket Perempat Final

Namun, dewi fortuna nampaknya lebih berpihak kepada Garudayaksa. Dalam babak adu penalti, tekanan besar menyelimuti para eksekutor.

Ironisnya, Gustavo Tocantins yang sebelumnya dipuja berkat dua golnya, justru gagal menjalankan tugasnya sebagai penendang penalti.

​Sepakan Gustavo yang gagal bersarang di gawang lawan menjadi titik balik yang memastikan PSS Sleman kalah dengan skor akhir adu penalti 3-4 (setelah imbang 2-2 di waktu normal).

Garudayaksa Angkat Trofi di Bumi Sembada

Dengan hasil ini, Garudayaksa resmi keluar sebagai juara Pegadaian Championship.

Sebaliknya, tangis pecah di kubu tuan rumah. PSS Sleman harus puas menjadi runner-up di rumah sendiri.

Baca Juga: Gagal Menang Lawan Persebaya, Persis Solo Hampir Pasti Susul PSBS Biak dan Semen Padang Ke Liga 2

​Kekalahan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi skuad Super Elja.

Meski gagal mengangkat trofi, perjuangan mereka mengejar ketertinggalan lewat aksi Gustavo Tocantins tetap mendapat apresiasi dari para penggemar setianya yang memadati stadion.

​Usai laga, Gustavo sempat menyampaikan komentarnya. Menurut dia, percuma mencetak dua gol di babak kedua jika akhirnya PSS Sleman tetap gagal menjadi juara.

''Mungkin kedepan kita fokus untuk Liga 1. Ada atau tidak ada saya, PSS Sleman bisa lebih kuat di Liga 1,'' ungkapnya. (tif)

Editor : Latiful Habibi
#Gustavo Tocantins #garudayaksa #juara pegadaian championship #PSS Sleman #Skor Akhir