Jawa Pos Radar Madiun - Pembalap Gresini Racing, Alex Marquez, harus puas menyudahi sesi sprint race GP Prancis 2026 di posisi kedelapan.
Datang dengan modal kemenangan dominan di Jerez dua pekan lalu, Alex mengaku kesulitan menemukan performa terbaik di Sirkuit Bugatti, Le Mans, akibat terkendala teknis dan kesalahan fatal saat kualifikasi.
Pembalap asal Spanyol ini mengakui bahwa motor Ducati GP26 miliknya kehilangan daya cengkeram (grip) yang signifikan saat suhu lintasan meningkat pada Sabtu (9/5).
Kesalahan Kualifikasi yang Berdampak Fatal
Alex Marquez memulai balapan dari posisi ke-10 setelah mengalami kecelakaan di tikungan awal saat sesi kualifikasi.
Ia mengakui bahwa kesalahan tersebut murni berasal dari dirinya dan menghilangkan peluang untuk start dari baris kedua.
"Itu sulit, terutama karena kesalahan saya sendiri di kualifikasi yang merugikan posisi start," sebutnya.
"Saya melakukan kesalahan besar di Tikungan 1 dan 2, lalu tetap memaksakan kecepatan di Tikungan 3 hingga akhirnya kehilangan kendali ban depan," sambung Alex.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Grup Neraka Bersama Jepang dan Qatar!
Masalah Grip di Suhu Tinggi
Selain faktor posisi start, Alex menyoroti masalah pada ban belakang motornya. Karakteristik GP26 musim ini tampaknya sangat sensitif terhadap perubahan suhu aspal yang ekstrem.
"Kami kekurangan rear grip (daya cengkeram belakang) saat suhu menjadi sangat tinggi, dan itu adalah masalah utama kami. Saya sangat kesulitan selama sprint," jelasnya.
Meski finis 6,6 detik di belakang pemenang sprint Jorge Martin (Aprilia), Alex tetap optimis menghadapi balapan utama di hari Minggu.
Ia merasa ritme balapnya sudah cukup kompetitif dan hanya butuh sedikit peningkatan.
"Kecepatan kami tidak buruk. Jika kami mampu meningkatkan kecepatan satu persepuluh atau 0,15 detik saja per lap, saya rasa kami punya peluang bagus untuk podium," tambahnya.
Nasib Kontras Duo Marquez
Akhir pekan di Le Mans menjadi momen pahit bagi keluarga Marquez. Di saat Alex masih berjuang mencari konsistensi, sang kakak, Marc Marquez, harus menelan pil pahit.
Marc yang sempat tampil impresif di kualifikasi, mengalami kecelakaan hebat pada lap terakhir sprint race.
Insiden tersebut mengakibatkan Marc mengalami patah tulang kaki kanan.
Pihak Ducati telah mengonfirmasi bahwa juara dunia bertahan tersebut dipastikan absen pada balapan utama Minggu (10/5) hari ini dan seri berikutnya di Catalunya pekan depan.
Kini, beban untuk membawa bendera Ducati di barisan depan Le Mans berada di pundak Pecco Bagnaia yang meraih pole position, serta Alex Marquez yang bertekad membayar kegagalannya di sesi sprint. (naz)
Editor : Mizan Ahsani