Jawa Pos Radar Madiun - Arsenal semakin dekat mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun setelah menang dramatis 1-0 atas West Ham United, Minggu (10/5).
Kemenangan di London Stadium itu terasa sangat emosional karena The Gunners nyaris kehilangan poin di menit akhir sebelum VAR menjadi penyelamat.
Leandro Trossard tampil sebagai pahlawan Arsenal lewat gol tunggal pada menit ke-83.
Gol tersebut membuat pasukan Mikel Arteta membawa pulang tiga poin penting di tengah tekanan ketat perebutan gelar Premier League musim ini.
Baca Juga: Vara Fadilatul Lathifa, Pegawai Bank asal Ponorogo Tetap Eksis Jadi Model
Trossard Pecah Kebuntuan
Pertandingan berlangsung alot sejak awal.
Arsenal mendominasi penguasaan bola, tetapi West Ham mampu bertahan disiplin sambil sesekali mengancam lewat serangan balik cepat.
The Hammers bahkan hampir unggul lebih dulu andaikan David Raya tidak melakukan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang Matheus Fernandes.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Arsenal akhirnya memecah kebuntuan.
Memasuki menit ke-83, Leandro Trossard sukses mencetak gol kemenangan yang langsung membuat kubu Arsenal bersorak.
Gol itu menjadi pembeda dalam laga penuh tensi tinggi tersebut.
Baca Juga: Gagal Reuni di Red Sparks, Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic Resmi Jadi Rival di Liga Voli Korea
Drama VAR Menit 95 Selamatkan Arsenal
Namun drama sesungguhnya terjadi pada masa injury time.
West Ham sempat membuat London Stadium meledak setelah Callum Wilson mencetak gol penyeimbang pada menit 90+5.
Gol itu awalnya disahkan dan membuat Arsenal terancam kehilangan dua poin penting.
Tetapi VAR kemudian melakukan pemeriksaan.
Dalam tayangan ulang terlihat pemain West Ham, Pablo, menarik dan menghalangi David Raya saat situasi sepak pojok terjadi.
Wasit Chris Kavanagh akhirnya dipanggil ke monitor VAR sebelum memutuskan menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi pelanggaran terhadap Raya.
Keputusan itu langsung memicu kontroversi sekaligus menyelamatkan Arsenal.
Baca Juga: Breaking News! Megawati Hangestri Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Kembali ke Liga Voli Korea 2026
Arsenal Kini Dekat Akhiri Kutukan 22 Tahun
Kemenangan ini membuat Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen Liga Inggris.
The Gunners kini unggul lima poin atas Manchester City yang masih memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Namun hasil ini membuat tekanan kini berbalik ke kubu Pep Guardiola.
Arsenal juga dinilai memiliki jadwal yang lebih menguntungkan di sisa musim.
Mereka masih akan menghadapi Burnley yang sudah terdegradasi sebelum menutup musim dengan lawatan ke markas Crystal Palace.
Jika mampu menjaga konsistensi, Arsenal berpeluang besar meraih gelar Premier League pertama sejak era Arsene Wenger pada 2004.
Musim ini menjadi salah satu pencapaian terbaik Mikel Arteta sejak menangani Arsenal.
Selain memimpin klasemen Liga Inggris, Arsenal juga baru memastikan tiket final Liga Champions usai menyingkirkan Atletico Madrid.
Arteta kini berada di ambang sejarah besar: membawa Arsenal meraih double winner Premier League dan Liga Champions.
Sebuah pencapaian yang belum pernah diraih The Gunners sepanjang sejarah klub. (naz)
Editor : Mizan Ahsani