Jawa Pos Radar Madiun - Pelatih Lecce, Eusebio Di Francesco, mengaku frustrasi setelah timnya tetap kebobolan cepat dari Juventus meski sudah memperingatkan pemain soal pola serangan lawan sejak pagi hari.
Lecce langsung tertinggal hanya dalam waktu 12 detik lewat gol cepat Dusan Vlahovic saat menghadapi Juventus di Stadion Via del Mare.
Gol tersebut menjadi salah satu gol tercepat Juventus musim ini sekaligus membuat Lecce harus bermain dalam tekanan sejak awal pertandingan.
Di Francesco mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya telah menunjukkan pola kick-off Juventus kepada para pemain beberapa kali sebelum laga dimulai.
Baca Juga: Juventus Panggil Pulang Giovanni Daffara, Kiper Muda yang Gemilang Jaga Gawang Avellino
Di Francesco Sudah Antisipasi Pola Juventus
Pelatih asal Italia itu mengaku sudah membahas detail skema serangan Juventus dalam sesi persiapan sebelum pertandingan.
Ia bahkan memperlihatkan pola kick-off Juventus sebanyak tiga kali pada pagi hari sebelum laga berlangsung.
Namun, Lecce tetap gagal mengantisipasi pergerakan cepat Juventus yang langsung berujung gol Vlahovic.
“Saya sudah menunjukkan pola kick-off Juventus tiga kali pagi ini. Saya bilang kami harus siap bertahan sejak awal, tapi mereka tetap mencetak gol setelah 11 detik,” ujar Di Francesco kepada Sky Sport Italia.
Gol cepat tersebut membuat pertandingan berjalan sulit bagi Lecce sejak menit awal.
Juventus Sempat Cetak Dua Gol Tambahan
Selain gol cepat Vlahovic, Juventus sebenarnya juga sempat mencetak dua gol tambahan lewat Vlahovic dan Pierre Kalulu.
Namun, kedua gol tersebut dianulir karena offside.
Meski begitu, Lecce tetap memberikan perlawanan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya melalui Santiago Pierotti dan Walid Cheddira.
Baca Juga: Demi Alisson dan Bernardo Silva, Juventus Bakal Korbankan 11 Pemain Sekaligus
Kiper Juventus Michele Di Gregorio bahkan harus melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan tim tamu.
Lecce Dinilai Tetap Bermain Baik
Meski kalah, Lecce tetap mendapat tepuk tangan dari para pendukungnya seusai laga.
Di Francesco menilai timnya masih mampu bersaing melawan Juventus yang sedang berjuang mengamankan posisi empat besar Serie A.
Ia menyebut Lecce sebenarnya mampu menjaga pertandingan tetap ketat dan menciptakan sejumlah peluang.
“Mereka memang punya kualitas lebih besar, tapi kami tetap berada dalam pertandingan dan menciptakan peluang sendiri,” katanya.
Editor : Andi ChorniawanSumber : Radar Madiun