
NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Induk organisasi sepak bola Indonesia, PSSI, secara resmi telah menetapkan klub Persinga Ngawi sebagai salah satu tuan rumah penyelenggara Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden musim 2025/2026.
Keputusan ini tertuang dalam surat resmi nomor 2180/AGB/380/V-2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.
Penunjukan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian koordinasi mengenai kewajiban tuan rumah dan pelaksanaan kompetisi yang telah dibahas sebelumnya pada April dan Mei 2026.
Persiapan Stadion: Utama dan Alternatif
Dalam surat tersebut, PSSI menetapkan dua lokasi stadion yang akan digunakan untuk menggelar pertandingan-pertandingan krusial di babak nasional:
Baca Juga: PSSI Rilis Jadwal Resmi Putaran Nasional Liga 4 Piala Presiden 2026, Persinga Ngawi Siap Getne Wae!
Stadion Utama: Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi.
Stadion Alternatif: Stadion Pangeran Timoer, Kabupaten Madiun.
Kedua stadion ini dipersiapkan untuk memfasilitasi pertandingan pada fase Babak 64 Besar, 32 Besar, hingga 16 Besar.
Kewajiban Tuan Rumah
Sebagai pihak penyelenggara, manajemen klub Persinga Ngawi dibebankan beberapa tanggung jawab utama guna menjamin kelancaran turnamen, di antaranya:
Fasilitas Stadion: Menyediakan stadion yang representatif dengan fasilitas ruangan yang mencukupi.
Baca Juga: Menolak Lupa! Deretan Tim Raksasa Liga 1 yang Pernah Bertekuk Lutut di Stadion Ketonggo Ngawi
Keamanan: Mengantongi izin dari kepolisian setempat dan bertanggung jawab penuh atas keamanan selama kegiatan berlangsung.
Layanan Kesehatan: Menyediakan ruang medis, ambulans dengan peralatan AED, tabung oksigen, serta dokter yang bersiaga (standby) di lokasi.
Transportasi Lokal: Memfasilitasi bus AC untuk penjemputan tim peserta dari bandara/stasiun ke hotel, serta transportasi menuju stadion dan lokasi konferensi pers (MCM/PMPC).
Promosi: Memasang materi promosi resmi dari PSSI dan menjaga aspek komersial selama kompetisi.
Penunjukan ini diharapkan dapat meningkatkan gairah sepak bola di wilayah Ngawi dan sekitarnya.
Baca Juga: Mengenang 10 Tahun Laga Historis: Ketika Stadion Ketonggo ‘Dikuasai’ Brigata Curva Sud Pada Mei 2016
Sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi Persinga Ngawi dalam mengelola turnamen berskala nasional. (tif)
Editor : Latiful Habibi