Jawa Pos Radar Madiun - Setahun lalu, isak tangis mewarnai perpisahan salah satu pemain paling fenomenal di kompetisi bola voli Korea.
Sang bintang terpaksa meninggalkan gemerlapnya panggung V-League dan melepas jersey kebanggaannya kala itu demi kembali ke Tanah Air dengan satu alasan mulia, yakni merawat sang ibunda yang sedang jatuh sakit.
Kini, masa bakti sang anak telah menuntunnya kembali pada takdir besar di atas lapangan.
Bintang voli Indonesia yang tersohor dengan daya ledak serangan kelas megaton serta popularitas luar biasa, Megawati Hangestri Pertiwi, dipastikan kembali menginjakkan kaki di Negeri Ginseng.
Bukan lagi bersama tim lamanya, sang ratu voli kini siap menebar ancaman baru dalam balutan seragam kebesaran Hyundai Hillstate.
Tangis Perpisahan dan Memori Indah di Red Sparks
Kepergian Mega pada musim lalu memang menyisakan lubang besar sekaligus kesedihan mendalam bagi skuad Red Sparks.
Bagaimana tidak, pemain andalan ini sukses menjadi motor serangan utama yang mengantarkan tim tersebut melesat jauh hingga meraih posisi runner-up di akhir kompetisi.
Namun, panggilan keluarga membuat Mega harus mengambil keputusan berat untuk menepi sejenak dari panggung internasional.
Keputusan mengejutkan tersebut tak pelak membuat pelatih kepala Red Sparks, Ko Hee-jin, tak kuasa menahan kesedihannya.
Pria yang dikenal tegas di pinggir lapangan itu kedapatan menangis tersedu-sedu saat harus melepas kepergian anak asuh kesayangannya pulang ke Indonesia.
Rasa kehilangan itu tergambar jelas dari pernyataan sang peramu taktik pada tahun lalu.
"Sungguh menyedihkan harus mengucapkan selamat tinggal," ucap Ko Hee-jin mengenang momen perpisahan yang sangat emosional tersebut.
Hyundai Hillstate Amankan Megatron
Satu tahun berlalu sejak momen perpisahan yang mengharu biru itu, kabar gembira akhirnya datang menyapa para pencinta voli.
Mega dipastikan bakal kembali meramaikan panasnya persaingan V-League hanya dalam waktu satu musim berselang.
Manajemen Hyundai Hillstate bergerak cepat mengamankan jasa pemain andalan tim nasional Indonesia ini melalui skema kontrak pemain kuota Asia.
Proses perekrutan ini rupanya tidak dilakukan secara sembarangan dari balik meja kerja.
Pelatih kepala Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, sampai rela terbang jauh dari Korea menuju Indonesia demi memantau langsung kondisi sang penyerang.
Langkah observasi ini menjadi bukti betapa besarnya ekspektasi klub raksasa tersebut terhadap kualitas Mega.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga mengevaluasi kondisi kebugaran Mega secara menyeluruh. Laporan terbaru menyebutkan bahwa cedera lutut yang sempat mendera sang pemain beberapa waktu lalu sama sekali tidak parah.
Kondisi tersebut dipastikan tidak akan menjadi masalah atau batu sandungan bagi performanya di atas lapangan nanti.
Sapaan Hangat untuk Penggemar Jelang Musim 2026-2027
Kembalinya Mega ke kompetisi kasta tertinggi Korea Selatan jelas menjadi magnet luar biasa bagi para penggemar yang sudah merindukan smes mematikannya.
Menyadari tingginya ekspektasi publik, Mega langsung memberikan sapaan hangat kepada seluruh pendukung setianya sesaat setelah kesepakatan resmi diumumkan ke publik.
"Saya akan bermain di Korea lagi pada musim 2026-2027. Untuk semua penggemar, mari bertemu di Korea!" seru Mega dengan penuh semangat.
Bergabungnya Mega dengan Hyundai Hillstate diprediksi akan mengubah peta kekuatan V-League secara drastis.
Duetnya bersama Jordan Wilson siap kembali memanjakan mata para penikmat voli sekaligus menjadi teror nyata bagi setiap tim lawan musim ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani