Jawa Pos Radar Madiun - Juventus memperkenalkan jersey kandang terbaru untuk musim 2026/2027.
Bersama adidas, Bianconeri menghadirkan desain baru yang tetap mempertahankan identitas klasik hitam putih, namun dengan pendekatan visual yang lebih modern dan elegan.
Peluncuran jersey anyar tersebut langsung menarik perhatian fans karena menghadirkan nuansa retro yang mengingatkan pada era keemasan Juventus, tetapi tetap terasa cocok dengan atmosfer sepak bola modern saat ini.
Baca Juga: 5 Gol Tercepat Juventus Sepanjang Sejarah, Dua di Antaranya Diukir Alessandro Del Piero
Dalam pernyataan resminya, Juventus menyebut jersey terbaru ini merupakan interpretasi ulang simbol historis klub melalui sentuhan desain yang lebih halus dan kontemporer.
Tetap Mengusung Garis Hitam Putih Ikonik
Ciri khas utama Juventus tetap dipertahankan lewat garis vertikal hitam putih yang menjadi identitas klub.
Namun untuk musim 2026/2027, adidas menghadirkan pola garis dengan tampilan lebih presisi dan geometris.
Jarak antar garis dibuat lebih rapi sehingga memberikan kesan minimalis, bersih, dan modern.
Konsep tersebut disebut sebagai perpaduan antara sejarah panjang Juventus dengan energi baru untuk menghadapi tantangan sepak bola masa kini.
Desain ini juga dianggap sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan besar Juventus tanpa meninggalkan sentuhan modern khas adidas.
Dipakai saat Lawan Fiorentina
Jersey kandang baru Juventus ini dijadwalkan langsung digunakan saat menghadapi Fiorentina pada giornata ke-37 Serie A musim ini.
Laga tersebut sekaligus menjadi momen pertama para pemain Juventus tampil menggunakan identitas baru menuju musim 2026/2027.
Sudah Dijual Resmi
Juventus memastikan jersey kandang musim 2026/2027 sudah tersedia mulai hari ini melalui seluruh toko resmi klub, toko online resmi Juventus, serta sejumlah store adidas tertentu.
Seperti biasanya, jersey tersebut hadir dalam versi pemain dan versi supporter dengan detail material yang berbeda.
Kalau menurut Anda, berapa rating jersey kandang Juventus 2026/2027 ini dari skala 1 sampai 10?
Editor : Andi Chorniawan