Jawa Pos Radar Madiun – Persib Bandung mendapat hukuman berat dari AFC buntut ulah suporter saat menjamu Ratchaburi FC di Asia Champions League Two (ACL 2).
Inside itu terjadi saat Persib menjamu Ratchaburi di GBLA pada 18 Februari lalu.
Persib dinyatakan bersalah atas pelanggaran disiplin terkait perilaku suporter, pengamanan pertandingan, dan kegagalan menjaga akses keselamatan di stadion.
Baca Juga: Hasil Bhayangkara Presisi di AVC Champions League 2026: Bekuk Zhayik VC 3-1, Noumory Keita Gacor
AFC menyebut sejumlah oknum suporter Persib menyalakan flare dan kembang api saat laga berlangsung serta melempar berbagai benda ke lapangan.
AFC juga menyinggung aksi perusakan fasilitas stadion, tindakan kekerasan, sampai penghinaan kepada tim lawan dan perangkat pertandingan.
AFC juga menyebut adanya invasi lapangan yang dilakukan sejumlah penonton usai laga berakhir.
Baca Juga: Manajemen Rekomendasikan Michael Carrick Jadi Pelatih Permanen Manchester United
Akibat berbagai pelanggaran itu, AFC menjatuhkan denda sebesar USD 200 ribu atau sekitar Rp 3,5 miliar kepada Persib.
"Persib Bandung diharuskan membayar total denda USD 200.000 yang harus diselesaikan dalam waktu 30 hari sejak keputusan ini dikomunikasikan," tulis AFC.
Persib juga mendapat hukuman tanpa penonton untuk dua pertandingan home berikutnya di kompetisi antarklub AFC.
Namun hukuman itu ditangguhkan selama masa percobaan dua tahun.
"Apabila terjadi pelanggaran serupa selama masa percobaan, maka penangguhan otomatis dicabut dan sanksi akan diberlakukan."
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto