Jawa Pos Radar Madiun - Sistem seleksi pemain asing Liga Voli Korea (V-League) yang baru saja rampung digelar di Praha, Republik Ceko, hanya memunculkan dua nama debutan.
Keduanya adalah Yancy Kindela asal Kuba yang resmi direkrut oleh Pink Spiders, serta Jordan Wilson yang dipinang oleh Hyundai Hillstate.
Minimnya wajah baru ini menunjukkan tren klub yang lebih memilih pemain veteran, sekaligus memicu kritik tajam terkait inefisiensi anggaran pelaksanaan uji coba di luar negeri.
Dominasi Pemain Lama dan Perpanjangan Kontrak
Musim ini, mayoritas klub papan atas memilih langkah aman. Red Sparks misalnya, yang memutuskan untuk kembali merekrut Vanja Bukilic asal Serbia.
Bukilic merupakan mantan rekan duet Megawati.
Baca Juga: Awas Kecele! SPBU Pertamina Signature Tak Jual Pertalite, Catat Daftar Lokasinya
Keduanya sukses mengantar Red Sparks ke final playoff musim 2024-2025.
Keputusan serupa juga diambil oleh tiga tim lainnya.
Korea Expressway Hi Pass, IBK Altos, dan GS Caltex kompak memperpanjang masa bakti legiun asing mereka.
Baca Juga: AI Peppers Menunggu Waktu untuk Bubar, Kontestan V-League Sisa Enam Tim?
Hi Pass kembali mempercayakan lini serangnya kepada Moma Bassoko.
Sementara itu, IBK Altos mempertahankan Victoria Danchak untuk musim ketiga.
Adapun GS Caltex kembali mengikat Gyselle Silva untuk musim keempat. Hal ini mengindikasikan kelangkaan sumber daya baru yang mampu melampaui standar performa pemain lama. (naz)
Editor : Mizan Ahsani