Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dulu Kawan Kini Lawan, Bukilic Tantang Megawati di V-League 2026/2027

Mizan Ahsani • Kamis, 14 Mei 2026 | 18:20 WIB
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, duet andalan Red Sparks di V-League 2024/2025. (OSEN)
Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic, duet andalan Red Sparks di V-League 2024/2025. (OSEN)

Jawa Pos Radar Madiun - Dua bintang yang sempat berkolaborasi membawa Red Sparks menjadi runner-up V-League 2024-2025 kini dipastikan akan saling berhadapan di seberang net.

Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic resmi kembali ke liga voli Korea secara bersamaan, namun kali ini mereka mengenakan seragam yang berbeda.

Pada musim 2026-2027 mendatang, Megawati akan menjadi tumpuan baru bagi tim Hyundai Hillstate, sementara Bukilic kembali pulang ke pelukan klub lamanya, yaitu Red Sparks.

Perjalanan Megawati Menuju Hyundai Hillstate

Setelah musim 2024-2025 yang gemilang di Korea, Mega dan Bukilic sempat mengadu nasib ke Eropa.

Mega bergabung dengan tim divisi dua Turki, namun terpaksa pulang ke Indonesia setelah tiga bulan akibat urusan timnas dan cedera lutut. 

Sementara itu, Bukilic bertolak ke Italia namun gagal tampil impresif dengan hanya menduduki peringkat ke-20 dalam daftar pencetak poin.

Kini, keduanya kembali membidik V-League. Dengan berlakunya sistem free agent untuk kuota Asia musim ini, Mega sejatinya menarik minat banyak klub, termasuk Red Sparks.

Hyundai Hillstate akhirnya mengambil langkah berani.

Tidak ingin mengulang mimpi buruk absennya pemain asing akibat cedera musim lalu, Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung terbang langsung ke Indonesia untuk memantau Mega.

Setelah melewati tes medis menyeluruh awal bulan ini, kontrak pun resmi ditandatangani.

“Saya tidak merasakan adanya masalah besar dengan kondisi fisik (Mega). Selain itu, saya memastikan tekad kuat sang pemain untuk kembali ke V-League," tegas Coach Kang.

Mega pun menyambut antusias kepercayaan tersebut. “Saya bersyukur Hyundai Hillstate memilih saya,” ujarnya.

Dampak perekrutan ini langsung terasa di luar lapangan. Jumlah followers di media sosial Hyundai Hillstate melonjak hingga sepuluh kali lipat berkat antusiasme luar biasa dari penggemar di Indonesia.

Demi fokus memberikan yang terbaik bagi klub barunya, Mega menyatakan akan menolak panggilan timnas untuk sementara waktu.

Baca Juga: Yamaha XMAX 2026 Terbaru, Skutik Touring Premium Kini Makin Sporty dan Mewah

Bukilic Kembali ke Red Sparks

Berbeda dengan Mega yang masuk melalui skema free agent, Bukilic harus melewati sistem tryout.

Kualitas Bukilic sebenarnya sangat diakui. Pada musim 2024-2025 lalu, Kang Sung-hyung bahkan pernah memuji kemampuannya.

"Dia menangani penerimaan bola yang sulit sekalipun dengan mudah. Dia tampak seperti seorang genius bola voli," puji Kang saat itu.

Tak heran jika Hyundai Hillstate dan Pink Spiders sangat menginginkan jasanya di musim ini.

Namun, Red Sparks yang berhasil mendapatkan hak pilih pertama (first pick) keluar sebagai pemenang dan sukses memulangkan sang pemain.

Gagal mendapatkan Bukilic, Hyundai Hillstate akhirnya merekrut Jordan Wilson, outside hitter yang juga memiliki kemampuan penerimaan bola yang solid, untuk menemani Mega.

Kini, dua pemain yang dulunya sedekat saudara ini harus bertarung sebagai rival. Menatap duel melawan Mega musim depan, Bukiric telah menyiapkan mentalitas pemenang.

“Akan sangat menyenangkan bisa bertemu Mega lagi, tapi saya pasti akan memenangi pertandingan tersebut,” tantang Bukilic. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#bukilic #Hyundai Hillstate #Voli korea #megawati #Red Sparks