PADANG, Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya tampil trengginas saat bertandang ke markas Semen Padang dalam lanjutan kompetisi kasta tertinggi Indonesia, Jumat (15/05/2026).
Tak tanggung-tanggung, tim berjuluk Bajul Ijo tersebut pulang dengan kemenangan telak 0-7.
Babak Pertama: Dominasi Awal Bajul Ijo
Persebaya langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan.
Hasilnya, Fransisco Rivera membuka keunggulan pada menit ke-16 setelah menerima umpan matang dari Raickovic.
Hanya berselang tiga menit, Arif Catur menggandakan keunggulan menjadi 0-2 di menit ke-19.
Semen Padang sebenarnya sempat mencetak gol melalui Guillermo pada menit ke-41, namun dianulir oleh VAR.
Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Hujan Gol dan Kartu Merah
Memasuki babak kedua, intensitas serangan Persebaya tidak mengendur.
Bruno Moreira menambah penderitaan tuan rumah melalui golnya di menit ke-50.
Petaka bagi Semen Padang semakin menjadi-jadi setelah Kristiano A. diusir wasit akibat kartu kuning kedua (kartu merah) pada menit ke-61.
Baca Juga: Analisis & Prediksi PSBS Biak vs Arema FC: Upaya Terakhir Tuan Rumah Keluar dari Dasar Klasemen
Unggul jumlah pemain benar-benar dimanfaatkan oleh anak-anak Surabaya.
Perovic mencetak gol keempat di menit ke-63 sebelum akhirnya Bruno Paraiba menggila.
Pemain pengganti tersebut sukses mencetak hattrick masing-masing pada menit ke-67 (penalti), menit ke-74, dan gol penutup pada masa injury time (90+3').
Statistik Pertandingan
Dominasi Persebaya tercermin jelas dalam statistik akhir laga:
Penguasaan Bola: Semen Padang 41% - 59% Persebaya
Total Tembakan: Semen Padang 1 - 9 Persebaya
Tembakan ke Gawang: Semen Padang 1 - 8 Persebaya
Baca Juga: Semen Padang Tertinggal 0-2 dari Persebaya di Babak Pertama: Rivera dan Catur Jadi Pembeda!
Pelanggaran: Tuan rumah mengoleksi 3 kartu kuning dan 1 kartu merah.
Posisi di Klasemen
Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya kokoh di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan raihan 55 poin dari 33 pertandingan.
Sementara itu, Semen Padang semakin terpuruk di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-17 dengan hanya mengantongi 20 poin. (tif)
Editor : Latiful Habibi