Jawa Pos Radar Madiun - Menjalankan gaya hidup sehat melalui rutinitas olahraga kini telah menjadi kebutuhan pokok bagi banyak perempuan, tidak terkecuali para wanita berhijab.
Kendati demikian, beraktivitas fisik dengan pakaian tertutup dan hijab kerap menghadirkan tantangan tersendiri.
Mulai dari rasa gerah, produksi keringat berlebih, hingga ruang gerak yang terasa terbatas.
Agar rutinitas olahraga tetap berjalan nyaman dan optimal tanpa mengorbankan fungsionalitas maupun kesehatan, diperlukan sejumlah penyesuaian.
Berikut adalah tips berolahraga bagi wanita berhijab:
1. Gunakan Material Hijab Khusus Olahraga
Pemilihan bahan hijab adalah faktor paling krusial. Tinggalkan sejenak hijab harian Anda dan beralihlah ke hijab olahraga berbahan dry fit atau jersey sport.
Material teknis ini berbobot ringan, memiliki sirkulasi udara yang baik (breathable), dan dirancang khusus untuk cepat menyerap sekaligus menguapkan keringat.
Hindari bahan katun tebal karena akan mengunci panas tubuh di area kepala.
Baca Juga: Mitos atau Fakta: Benarkah Rutin Latihan Plank Efektif Kecilkan Perut Buncit?
2. Pilih Pakaian Longgar namun Fleksibel
Gunakan setelan olahraga yang cukup longgar agar sirkulasi udara di permukaan kulit tetap terjaga.
Namun pastikan materialnya memiliki tingkat elastisitas yang baik untuk mengakomodasi rentang gerak tubuh (range of motion).
Saat ini, berbagai jenama olahraga telah merilis lini pakaian khusus muslimah yang memadukan fungsionalitas atletik dengan desain yang tertutup dan modis.
3. Sesuaikan Jenis Olahraga dan Waktu
Bagi hijaber, menjaga suhu tubuh agar tidak mengalami overheating sangatlah penting.
Jika Anda memilih berolahraga di luar ruangan (outdoor), lakukan pada pagi atau sore hari saat paparan sinar matahari tidak menyengat.
Beberapa pilihan olahraga kardio dan ketahanan yang sangat direkomendasikan antara lain joging, bersepeda, yoga, pilates, atau senam aerobik.
4. Disiplin Menjaga Tingkat Hidrasi
Mengenakan lapisan pakaian yang lebih tertutup membuat suhu inti tubuh cenderung lebih cepat meningkat, yang otomatis memicu pengeluaran keringat lebih banyak.
Untuk mencegah risiko dehidrasi, pastikan Anda memenuhi asupan cairan dengan minum air putih secara berkala saat sebelum, di sela-sela istirahat, dan setelah berolahraga.
5. Segera Bersihkan Diri Pasca-Olahraga
Jangan biarkan keringat mengering menempel di badan dan kepala.
Keringat yang menumpuk dan terperangkap di bawah hijab dapat menciptakan lingkungan lembap yang memicu tumbuhnya jamur, ketombe, hingga jerawat kulit kepala.
Segera lepas hijab yang basah dan bersihkan tubuh setelah detak jantung serta suhu tubuh kembali normal pasca-berolahraga.
Dengan persiapan perlengkapan yang tepat dan pola kebersihan yang baik, wanita berhijab dapat terus aktif bergerak secara nyaman, sehat, dan penuh percaya diri. (afi)
Editor : Mizan Ahsani