Jawa Pos Radar Madiun – Gagal lolos ke Liga Champions musim depan bisa menjadi pukulan finansial besar bagi Juventus.
Bianconeri diperkirakan kehilangan pemasukan hingga 80 juta euro atau sekitar Rp 1,4 triliun jika tidak bermain di Liga Champions.
Meski begitu, Juventus masih berpotensi mendapat pemasukan sekitar 30-40 juta euro dari kompetisi Liga Europa.
Artinya, masih ada kekurangan sekitar 50 juta euro yang harus ditutup agar kondisi keuangan klub tetap stabil.
Tether Bawa Harapan
Awalnya dana 50 juta euro disebut sudah disiapkan pemilik klub, John Elkann, melalui Exor untuk memperkuat skuad di bursa transfer musim panas.
Namun jika Juventus benar-benar gagal lolos ke Liga Champions, uang tersebut kemungkinan justru akan dipakai untuk menutup kekurangan anggaran operasional klub.
Situasi itulah yang membuat nama Tether kembali muncul di sekitar Juventus.
Perusahaan kripto tersebut dikabarkan siap memberikan tambahan suntikan dana kepada klub Turin itu.
Dana dari Tether disebut berpotensi dipakai Juventus untuk kebutuhan transfer pemain musim depan.
Selama ini Elkann memang dikenal cukup hati-hati terhadap keterlibatan Tether.
Meski menjadi pemegang saham terbesar kedua di Juventus, tawaran bantuan finansial dari perusahaan tersebut beberapa kali disebut ditolak.
Banyak pihak menilai Elkann tidak ingin Tether terlalu ikut campur dalam urusan teknis maupun pengelolaan klub.
Elkann Pertimbangkan Tether
Namun kondisi Juventus saat ini tampaknya membuat situasi mulai berubah.
Menurut sejumlah laporan, Elkann kini mulai mempertimbangkan opsi tambahan dana dari Tether demi menjaga stabilitas proyek Juventus.
Apalagi tanpa suntikan modal tambahan, Juventus kemungkinan harus melakukan penyesuaian besar.
Mulai dari pemotongan gaji pemain hingga penjualan beberapa bintang utama disebut bisa menjadi pilihan realistis.
Karena itu, masuknya dana baru dari Tether dapat menjadi solusi penting agar Juventus tetap kompetitif di bursa transfer musim panas nanti.
Menariknya, Tether selama ini juga cukup vokal menunjukkan dukungan terhadap Juventus.
Perusahaan tersebut bahkan memiliki slogan “Make Juventus Great Again” yang beberapa kali ramai dibahas fans di media sosial.
Editor : Andi Chorniawan