JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, BRI Super League musim 2025/26, telah mencapai garis finis.
Pekan ke-34 yang bergulir pada Jumat dan Sabtu (22–23 Mei 2026) akan menjadi panggung penentu segala drama:
dari perburuan mahkota juara hingga perjuangan terakhir menghindari jurang degradasi ke Liga 2.
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan, jam tayang, serta analisis peta persaingan di pekan pamungkas ini.
Jadwal Lengkap Pekan ke-34 BRI Super League 2025/26
Guna menjaga keadilan dan sportivitas (fair play), mayoritas laga krusial—terutama yang melibatkan perebutan juara dan zona degradasi—akan dimainkan secara serentak pada hari Sabtu sore.
Jumat, 22 Mei 2026
15:30 WIB: Arema FC vs PSIM Yogyakarta
19:00 WIB: Dewa United vs Bali United
Sabtu, 23 Mei 2026 (Serentak pukul 16:00 WIB)
16:00 WIB: Borneo FC Samarinda vs Malut United
16:00 WIB: FC Bhayangkara vs PSBS Biak
16:00 WIB: Madura United vs PSM Makassar
16:00 WIB: Persebaya Surabaya vs Persik Kediri
16:00 WIB: Persib Bandung vs Persijap Jepara
16:00 WIB: Persija Jakarta vs Semen Padang
16:00 WIB: Persita Tangerang vs Persis Solo
Analisis Pertandingan Krusial
1. Final Perebutan Takhta Juara: Persib Bandung vs Borneo FC
Hingga pekan ke-33, Persib Bandung masih memimpin puncak klasemen dengan koleksi 78 poin.
Namun, posisi mereka jauh dari kata aman karena Borneo FC Samarinda terus menguntit ketat di peringkat kedua dengan 76 poin (hanya selisih 2 angka).
Persib Bandung vs Persijap Jepara: Bermain di hadapan publik sendiri, Maung Bandung memegang kendali nasib mereka.
Kemenangan mutlak akan langsung mengunci gelar juara tanpa perlu memikirkan hasil laga lain.
Baca Juga: Ajak Anak Berpetualang Pakai Polygon Siskiu D24: Sepeda MTB Fullsus, Harga Rp 12 Jutaan Saja
Di atas kertas, Persib dijagokan menang atas Persijap yang berada di papan bawah.
Borneo FC vs Malut United: Borneo FC wajib menang saat menjamu Malut United sembari berharap Persib terpeleset (kalah atau imbang).
Jika Persib imbang dan Borneo menang, poin kedua tim akan sama (79 poin), dan penentuan juara akan merujuk pada regulasi head-to-head atau selisih gol.
2. Drama Sengit di Ujung Tanduk Zona Degradasi
Jika Semen Padang dan PSBS Biak sudah dipastikan terlempar dari kompetisi musim depan, maka satu tiket sisa untuk turun kasta tengah diperebutkan secara dramatis oleh dua tim terluka: Madura United (32 poin) dan Persis Solo (31 poin).
Madura United vs PSM Makassar: Berada di peringkat ke-15, Laskar Sape Kerrab wajib mengamankan 3 poin di kandang demi mengunci posisi aman mereka.
PSM Makassar yang penampilannya cenderung fluktuatif musim ini bisa menjadi celah yang harus dimanfaatkan Madura United.
Persita Tangerang vs Persis Solo: Ini adalah misi hidup mati bagi Laskar Sambernyawa (Persis Solo).
Berada di peringkat ke-16 (zona merah), mereka tidak punya pilihan lain selain menang di markas Persita, sembari berdoa Madura United gagal memetik poin penuh saat melawan PSM.
Baca Juga: Hasil Uji Tabrak Toyota Starlet Terbaru: Mobil Rebadge Suzuki Baleno Raih Bintang Nol, Kok Bisa?
3. Laga Formalitas & Gengsi Papan Atas
Pertandingan lain seperti Persija Jakarta vs Semen Padang dan Persebaya vs Persik Kediri lebih condong sebagai laga pembuktian gengsi dan perbaikan posisi di klasemen akhir.
Persija yang nyaman di peringkat ke-3 diprediksi akan tampil lepas guna menutup musim dengan kemenangan manis di hadapan The Jakmania. (tif)
Editor : Latiful Habibi