Jawa Pos Radar Madiun - Menyongsong bergulirnya liga voli Korea (V-League) 2026-2027, Red Sparks tengah menyusun rencana besar untuk bangkit dari keterpurukan.
Musim lalu menjadi mimpi buruk bagi skuad asuhan pelatih Ko Hee-jin.
Badai cedera yang menimpa pemain kunci, termasuk legiun asing kuota Asia Wipawee Srithong, membuat tim ini tampil terseok-seok dan finis di posisi juru kunci dengan hanya mengantongi 8 kemenangan dari 36 pertandingan.
Namun, secercah harapan kini mulai terlihat.
Kombinasi matang antara bintang muda yang semakin berpengalaman dan legiun asing berkualitas tinggi menjadi modal utama Red Sparks untuk membalikkan keadaan.
Andalkan Duo Pemain Muda Choi Seo-hyun dan Park Yeo-reum
Salah satu sorotan utama musim lalu adalah kemunculan bintang-bintang muda berbakat yang mampu menjawab kepercayaan pelatih.
Krisis cedera yang menimpa setter utama Yeom Hye-seon dan Kim Chae-na ternyata menjadi panggung pembuktian bagi setter muda Choi Seo-hyun (21).
Setelah dilepas oleh Hyundai E&C, Choi bergabung dengan Jung Kwan Jang dan langsung tampil impresif sebagai starter.
Choi bermain dalam 119 set di 36 pertandingan, mencatatkan diri di peringkat ke-4 liga dengan rata-rata 9,46 set per set.
Meski masih minim pengalaman, ia diakui berani mengeksekusi serangan cepat. "Dia bisa tumbuh lebih hebat lagi," puji Pelatih Ko.
Berkat performanya, Choi terpilih masuk dalam radar Timnas Voli Putri Korea asuhan Cha Sang-hyun.
Selain itu, outside hitter debutan Park Yeo-reum (18) juga mencuri perhatian. Menjadi pilihan ke-7 pada putaran pertama draft rookie 2025-2026, Park membuktikan tajinya dengan gaya serangan yang berani.
Pada putaran ke-6 melawan Pink Spiders, ia mencetak rekor poin terbanyak dalam satu pertandingan dengan torehan 20 poin.
Atas penampilannya, Park Yeo-reum terpilih masuk ke dalam skuad 14 pemain untuk AVC 2026.
Baca Juga: Hasil MLS Inter Miami vs Philadelphia Union: The Herons Menangi Drama 10 Gol, Suarez Hattrick
Bentuk Tandem Asing Baru antara Zhong Hui dan Vanja Bukilic
Untuk menambal lubang kelemahan di musim lalu, manajemen Red Sparks bergerak cepat mengamankan jasa legiun asing kelas atas.
Pada slot kuota Asia, tim berhasil mendatangkan mantan punggawa Timnas China, Zhong Hui.
Bintang yang turut menyumbang medali emas di Asian Games Hangzhou 2023 ini dikenal memiliki keseimbangan luar biasa dalam menyerang dan bertahan, terbukti dengan dua kali gelar Best Offensive Player (OH) di liga China.
Untuk melengkapi daya gedor, Red Sparks sukses memulangkan Vanja Bukilic (Serbia) melalui pilihan pertama secara keseluruhan dalam draft pemain asing 2026-2027.
Bukilic bukanlah nama asing bagi Ko Hee-jin.
Pada musim 2024-2025 saat Megawati Hangestri masih bersama Red Sparks (musim ini gabung Hyundai Hillstate), Bukilic menunjukkan penampilan luar biasa sebagai Outside Hitter.
Kombinasi para pemain muda dan bintang asing tersebut menjadi alasan yang sangat kuat bagi Red Sparks untuk optimistis menatap kebangkitan di V-League musim 2026-2027. (naz)
Editor : Mizan Ahsani