Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rekap Performa Veda Ega Pratama di Moto3 2026: Cetak Sejarah Podium hingga Patahkan Rekor Top Speed

Mizan Ahsani • Kamis, 4 Juni 2026 | 05:06 WIB
Veda Ega Pratama disorot media asing usai podium Moto3 Brasil 2026. (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama disorot media asing usai podium Moto3 Brasil 2026. (Honda Team Asia)

Jawa Pos Radar Madiun - Kiprah pembalap muda asal Gunung Kidul, Veda Ega Pratama, di Kejuaraan Dunia Moto3 musim 2026 benar-benar mencuri perhatian publik.

Bocah berusia 17 tahun ini telah melewati tujuh seri balapan perdana dengan torehan prestasi, rekor kecepatan, dan pasang surut performa yang emosional.

Perjalanan Veda bersama Honda Team Asia musim ini langsung menggebrak lewat balapan perdananya di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand.

Ia sukses finis di posisi kelima, sebuah pencapaian luar biasa yang sangat langka diraih oleh seorang debutan di ajang Grand Prix.

Loncatan terbesarnya terjadi pada seri kedua di Brasil yang sukses menempatkan namanya dengan tinta emas dalam buku sejarah otomotif Tanah Air.

Veda berhasil mengamankan posisi ketiga dan resmi menjadi pembalap Indonesia pertama yang sanggup menaiki podium di kelas Grand Prix.

Namun, ujian mental yang sesungguhnya langsung menghampiri sang pembalap pada seri ketiga di Grand Prix Amerika Serikat.

Meski memulai balapan dengan meyakinkan dari posisi keempat, ia harus menelan pil pahit gagal finis akibat insiden highside di putaran kelima.

Baca Juga: Sempat Tertinggal Jauh, Mental Juara Bawa Tiwi/Fadia Melaju ke Babak Kedua Indonesia Open

Patahkan Rekor Dunia

Pantang menyerah, pemuda kelahiran 23 November 2008 ini kembali bangkit memamerkan tajinya pada seri keempat di lintasan Jerez, Spanyol.

Berawal dari posisi ke-17, Veda tampil kesetanan menyalip 11 pembalap di depannya untuk mengamankan posisi keenam di garis akhir.

Hebatnya lagi, ia sukses mencatatkan rekor kecepatan puncak 222,2 km per jam saat memacu motor Honda NSF250RW miliknya.

Angka fantastis ini sukses mematahkan rekor dunia tercepat Moto3 sebelumnya yang dipegang oleh pembalap Daniel Holgado dan Adrian Fernandez.

Performa apiknya terus berlanjut di lintasan basah Le Mans, Prancis, dengan mengamankan posisi keempat pada balapan dalam kondisi hujan pertamanya.

Selanjutnya, kelincahan Veda juga membawanya berhasil finis di urutan kedelapan secara berturut-turut pada seri Catalunya dan Mugello, Italia.

Baca Juga: Perjalanan Karier Nanik S Deyang, Putri Daerah Asli Madiun yang Gantikan Dadan Hindayana Pimpin BGN

Persaingan Klasemen dan Evaluasi Performa

Hingga menuntaskan seri ketujuh di Mugello, Veda bertengger kokoh di peringkat kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan perolehan 66 poin.

Sementara itu, posisi puncak klasemen dunia saat ini masih dikuasai mutlak oleh Maximo Quiles dengan koleksi 140 poin.

Namun, persaingan yang sejatinya paling memanas bagi Veda justru berada pada perebutan gelar rookie atau pendatang baru terbaik musim ini.

Veda saat ini menempati posisi kedua dan hanya tertinggal selisih satu poin krusial dari rival utamanya, Brian Uriarte.

Catatan impresif dari tujuh balapan awal ini membuktikan bahwa Veda memiliki nyali, kecepatan, dan kemampuan overtake di atas rata-rata.

Meski begitu, Veda dinilai masih sering kehilangan posisi di rombongan depan dan terlambat menemukan performa optimalnya saat sesi kualifikasi.

Sebagai remaja belasan tahun di musim debutnya, fluktuasi performa ini adalah sebuah proses belajar wajar yang akan terasah oleh jam terbang.

Musim Moto3 2026 masih menyisakan 15 seri balapan, termasuk seri kandang yang sangat dinantikan di Sirkuit Mandalika pada bulan Oktober mendatang.

Peluang Veda untuk memperbaiki ritme balap, mematangkan strategi kualifikasi, dan merebut kembali takhta rookie terbaik masih terbuka sangat lebar.

Potensi luar biasa Veda ini bahkan sudah pernah diakui langsung oleh sang juara dunia Marc Marquez di hadapan Presiden Prabowo pada tahun 2025 lalu.

Kini, Veda membuktikan bahwa keyakinan Marquez tidak salah dengan mempersembahkan podium, rekor, dan kebanggaan nyata bagi Indonesia di kancah dunia. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#klasemen #rekor #veda ega pratama #moto3 #Hasil