Jawa Pos Radar Madiun - Turnamen bergengsi Indonesia Open 2026 secara khusus dimanfaatkan sebagai sarana krusial untuk pembinaan dan regenerasi atlet muda bulu tangkis nasional.
Ajang berskala internasional ini memberikan kesempatan emas bagi para pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding menghadapi deretan atlet elite dunia.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyebut kesempatan tampil di turnamen kelas atas ini merupakan bagian krusial dalam perjalanan karir seorang atlet.
"Pengalaman menghadapi pemain-pemain elite dunia akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, mental bertanding, serta kualitas permainan atlet," ujar Okki di Jakarta, Kamis.
Menurut Okki, atmosfer bertanding di level tertinggi ini sangat ampuh untuk membantu para pemain muda meningkatkan kepercayaan diri mereka di lapangan.
Baca Juga: One Piece 1185 Tidak Rilis Pekan Ini, Apa Alasan Jeda dan Kapan Kelanjutan Flashback Brook?
Hal ini juga sekaligus menambah jam terbang internasional serta memperkuat daya saing mereka saat berlaga di panggung global yang jauh lebih kompetitif.
Dukungan masif terhadap pembinaan atlet ini diwujudkan melalui kolaborasi erat antara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan pihak PBSI.
Kerja sama kelembagaan tersebut secara khusus difokuskan pada upaya pengembangan talenta-talenta muda bulu tangkis masa depan Indonesia.
Salah satu atlet potensial yang mendapatkan kesempatan langka tampil di Indonesia Open 2026 ini adalah pasangan ganda putra Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan.
Pasangan yang tengah ditempa keras di Pelatnas PBSI tersebut sebelumnya telah sukses memborong gelar juara di ajang Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025.
Mereka juga tampil sangat impresif dengan menembus babak semifinal pada ajang bergengsi Indonesia International Challenge I 2025 dan Indonesia Masters II 2025.
Rangkaian capaian gemilang tersebut dinilai menjadi bukti sahih potensi atlet muda Indonesia untuk bersaing ketat di kancah internasional.
"Prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta," tegas Okki mengapresiasi perkembangan sang atlet.
Okki menambahkan bahwa yang paling dibutuhkan saat ini adalah kesempatan bertanding yang memadai serta dukungan konsisten dari seluruh ekosistem olahraga nasional.
BNI pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pembinaan bersama PBSI guna memperkuat rantai regenerasi pebulu tangkis masa depan Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani