Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Terungkap! Adu Mulut Vlahovic dan Bos Juventus Jadi Titik Akhir Negosiasi Kontrak

Andi Chorniawan • Jumat, 5 Juni 2026 | 09:08 WIB
Dusan Vlahovic dikabarkan bersitegang dengan bos Juventus saat negosiasi kontrak.
Dusan Vlahovic dikabarkan bersitegang dengan bos Juventus saat negosiasi kontrak.

Jawa Pos Radar Madiun – Masa depan Dusan Vlahovic di Juventus sudah mendekati akhir.

Setelah berbulan-bulan menjalani negosiasi kontrak baru tanpa kepastian, hubungan kedua pihak dilaporkan mencapai titik terendah usai pertemuan terakhir yang berlangsung panas.

Media Italia melaporkan pembicaraan yang seharusnya menjadi jalan menuju kesepakatan justru berubah menjadi perdebatan sengit antara kubu pemain dan manajemen. 

Situasi tersebut semakin memperjelas bahwa jarak antara tuntutan Vlahovic dan kemampuan finansial klub sudah terlalu jauh untuk dijembatani.

Baca Juga: Vlahovic Pilih Berpisah, Legenda Juventus Unggah Pesan Menohok di Instagram, Sindiran untuk sang Striker?

Pertemuan Terakhir Berakhir Tegang

Menurut rekonstruksi yang dipublikasikan La Repubblica dan dikutip Tuttosport, Vlahovic datang ke pertemuan bersama ayahnya, Milos Vlahovic, yang selama ini ikut mengurus kepentingan sang pemain.

Dalam pertemuan tersebut, Juventus kembali menawarkan kontrak baru sebagai upaya terakhir mempertahankan penyerang asal Serbia itu.

Namun angka yang diajukan klub tidak sesuai dengan ekspektasi Vlahovic.

Juventus menawarkan perpanjangan kontrak hingga 2028 dengan nilai sekitar 6 juta euro per musim ditambah bonus sekitar 1 juta euro.

Sementara pihak Vlahovic menginginkan paket gaji yang lebih tinggi, yakni sekitar 8 juta euro per musim disertai signing bonus dalam jumlah besar.

Perbedaan itu membuat pembicaraan berjalan alot sejak awal.

Kalimat yang Memicu Ketegangan 

Laporan yang beredar menyebut momen paling panas terjadi ketika Vlahovic mempertanyakan struktur gaji baru yang diterapkan Juventus.

Striker berusia 26 tahun itu dikabarkan melontarkan pertanyaan yang membuat suasana rapat berubah tegang. 

Baca Juga: Era Dusan Vlahovic di Juventus Berakhir, Ini 4 Kandidat Penggantinya

"Mengapa saya harus digaji seperti Jonathan David?"

Ucapan tersebut merujuk kepada Jonathan David yang baru bergabung dengan Juventus, namun performanya sejauh ini belum memenuhi ekspektasi.

Manajemen Juventus tidak tinggal diam. Mereka langsung memberikan respons yang juga dianggap cukup tajam.

"Dan apakah Anda merasa pantas mendapatkan lebih banyak dari Kenan Yildiz?"

Pertukaran kalimat itu disebut menjadi simbol perbedaan cara pandang antara pemain dan klub.

Juventus kini mulai membangun tim dengan struktur gaji yang lebih sehat, sementara Vlahovic masih menginginkan status finansial sebagai salah satu pemain utama proyek klub.

Juventus Ubah Filosofi Gaji

Dalam beberapa musim terakhir, Juventus memang berusaha menekan beban pengeluaran pemain.

Setelah bertahun-tahun mengeluarkan biaya besar untuk gaji bintang, manajemen kini menerapkan batas gaji yang lebih ketat sebagai bagian dari strategi pemulihan finansial.

Kehadiran pemain-pemain muda seperti Kenan Yildiz menjadi simbol perubahan tersebut.

Baca Juga: Juventus Era Sekarang Belum yang Terburuk! Si Raja Serie A Pernah 14 Musim Puasa Gelar Liga Italia

Karena itu, tuntutan Vlahovic dinilai bertentangan dengan arah baru yang sedang dibangun klub.

Bagi Juventus, memberikan kontrak besar kepada satu pemain berisiko mengganggu keseimbangan struktur pengeluaran yang sedang dirancang.

Spalletti Juga Kecewa Respons Vlahovic

Situasi ini sebenarnya tidak sesuai dengan keinginan Luciano Spalletti.

Pelatih anyar Juventus tersebut disebut termasuk sosok yang paling aktif mendorong Vlahovic agar tetap bertahan di Turin.

Spalletti masih melihat Vlahovic sebagai striker yang bisa menjadi bagian penting dalam proyek tim musim depan.

Namun laporan dari Italia menyebut respons sang pemain selama negosiasi justru membuat Spalletti ikut kecewa.

Sikap Vlahovic yang tetap bersikeras mempertahankan tuntutan finansial dianggap tidak sejalan dengan upaya klub mencari jalan tengah. 

Editor : Andi Chorniawan
#Juventus #gaji #dusan vlahovic #negosiasi