Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Rafael Leao Lempar Kode Keras ke Klub Premier League dan Laliga, Sebut Butuh Tantangan Baru

Mizan Ahsani • Minggu, 7 Juni 2026 | 06:49 WIB
Rafael Leao, penyerang AC Milan berkebangsaan Portugal. (KOHA)
Rafael Leao, penyerang AC Milan berkebangsaan Portugal. (KOHA)

Jawa Pos Radar Madiun - Pemain sayap andalan AC Milan, Rafael Leao, kini sudah secara terang-terangan menyatakan keinginannya untuk segera pergi meninggalkan klub.

Pemain berpaspor Portugal tersebut meyakini bahwa gaya permainannya saat ini akan jauh lebih cocok jika berlaga di kompetisi Premier League atau Laliga.

Leao dengan tegas mengungkapkan bahwa dirinya sangat ingin mencari tantangan baru di luar Italia pada bursa transfer mendatang.

Keputusan berat ini diambil setelah ia menghabiskan waktu bertahun-tahun membela panji I Rossoneri sejak berlabuh pada tahun 2019 silam.

"Saya butuh tantangan baru. Saya sudah memenangkan dua trofi di Italia dan sudah cukup lama berada di sana," ucap Leao seperti dilansir dari Football Italia.

Sang pemain sayap lincah ini sejatinya tetap memberikan apresiasi terhadap perkembangan positif yang tengah terjadi di kompetisi Serie A.

Namun, ia merasa potensi maksimalnya baru akan benar-benar keluar jika bermain di Inggris atau Spanyol.

"Liga Italia sedang berkembang, tetapi untuk gaya sepak bola saya, saya pikir Premier League atau Laliga akan lebih menonjolkan bakat saya sebagai pemain," tegasnya membeberkan alasan.

Kompetisi kasta tertinggi di Inggris tampaknya menjadi destinasi impian yang paling menyita perhatian pemain berusia 25 tahun tersebut.

"Jika kesempatan bermain di Premier League datang, saya akan sangat senang," ungkap Leao dengan penuh antusiasme.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 18 Ribu, Bersepeda ke Kantor Jadi Solusi Jitu Hemat Pengeluaran

"Saya pikir saya bisa menunjukkan bakat saya melawan para pemain di sana, yang memiliki level sangat tinggi," imbuhnya meyakinkan publik.

Atmosfer pertandingan yang ketat di Inggris diyakini akan menjadi pemicu utama bagi lonjakan performa individunya secara keseluruhan.

"Bermain di liga seperti itu benar-benar mengeluarkan kemampuan terbaik dari seorang pemain," tegasnya mengakhiri spekulasi masa depannya di Italia.

Tolak Inter Milan Demi Maldini

Di balik kiprah suksesnya bersama AC Milan, Leao rupanya menyimpan sebuah kisah menarik mengenai awal mula kedatangannya ke ranah Italia.

Ia secara mengejutkan mengungkapkan bahwa klub rival sekota, Inter Milan, sejatinya adalah tim pertama yang tertarik merekrutnya.

"Awalnya Inter tertarik, dan (direktur Lille saat itu) Luis Campos mengatakan dia berpikir untuk menjual saya, padahal saya lebih memilih untuk bertahan satu tahun lagi," jelas Leao mengenang masa lalunya di Lille.

Namun, tawaran senilai puluhan juta Euro dari manajemen AC Milan tak lama kemudian datang dan mengubah peta negosiasi secara drastis.

"Beberapa hari kemudian, dia mengatakan Milan telah mengajukan tawaran senilai 25 juta euro," kisahnya membeberkan detail transfer saat itu.

Momen krusial pun terjadi ketika Luis Campos secara tiba-tiba menyodorkan telepon genggam kepadanya di tengah-tengah percakapan mereka.

"Dia mengatakan bahwa seseorang ingin berbicara dengan saya, dia memberikan telepon kepada saya, dan itu adalah Maldini," urai Leao.

Panggilan telepon tak terduga dari sang legenda hidup AC Milan, Paolo Maldini, rupanya menjadi faktor pembeda yang membelokkan takdir sang pemain.

Pesona dan kharisma kuat dari mantan kapten legendaris tersebut langsung berhasil meluluhkan hati sang penyerang sayap.

"Paolo Maldini ingin berbicara dengan saya. Saya tidak bisa menolak!" serunya mengingat momen bersejarah tersebut.

"Saya merasakan energi yang sangat baik darinya," tutup Leao mengakhiri cerita perjalanannya menuju San Siro. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#Rafael Leao #bursa transfer #liga inggris #ac milan #premier league